Round-Up

Tawuran Remaja Jakarta di Masa PSBB Wabah Corona

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 19 Apr 2020 08:33 WIB
Ilustrasi tawuran
Ilustrasi (Edi Wahyono/detikcom)
Jakarta -

DKI Jakarta sudah sepekan menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) guna memutus mata rantai penyebaran virus Corona (COVID-19). Namun, di masa itu, setidaknya 4 tawuran antarkelompok terjadi di Ibu Kota.

Dalam tawuran pada Rabu (15/4/2020) lalu, BP (16) tewas terserempet KRL di pinggir rel di kawasan Jakarta Pusat. Saat itu, korban dan sekelompok anak seusianya berlarian ke bantaran kereta di lokasi.

Kereta tersebut melaju dari arah Tangerang menuju Stasiun Duri dan menyerempet ABG yang sedang tawuran. Korban meninggal dunia setelah dilarikan ke rumah sakit.

"Setelah dilakukan pengecekan ke objek didapat informasi bahwa telah terjadi tawuran di rel kereta api di perbatasan Kampung Duri Pulo dengan Kalianyar, Tambora," kata Kapolres Jakarta Pusat Kombes Heru Novianto saat dihubungi detikcom, Kamis (16/4).

Tawuran kembali terjadi pada Jumat (17/4) subuh, kali ini di Ciracas, Jakarta Timur. Tim Rajawali Polres Jakarta Timur, yang berusaha membubarkan para pelaku, justru dilempari cone block.

"Itu begini, Tim Rajawali ke lokasi ada anak-anak kumpul kan, terus mau ditangkep itu, pada mau lari, baru mau tawuran, tapi sedang persiapan saja," kata Kasat Reskrim Polres Jakarta Timur AKBP Heri Purnomo saat dihubungi wartawan, Jumat (17/4).

Kedatangan Tim Rajawali membuat anak-anak muda ini lari terbirit-birit. Beberapa ada yang melemparkan cone block ke arah polisi hingga mengenai korban.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan empat pelaku sudah ditangkap. Keempat pelaku tawuran itu juga kedapatan membawa berbagai jenis senjata tajam.

"Dari hasil patroli yang dilakukan oleh teman-teman Polres Jakarta Timur sekitar tanggal 17 lalu mengamankan 4 orang, kedapatan membawa senjata tajam. Dari pemeriksaan awal mereka akan melaksanakan tawuran," kata Yusri.

selanjutnya Selanjutnya
Halaman
1 2