Bansos bagi Warga Terdampak COVID-19 Akan Disalurkan 2 Kali Sebulan

Abu Ubaidillah - detikNews
Jumat, 17 Apr 2020 22:34 WIB
Kemensos
Foto: Kemensos
Jakarta -

Kementerian Sosial mempercepat penyaluran bantuan sosial sembako bagi masyarakat terdampak COVID-19 di Jabodetabek. Bansos akan langsung disalurkan selama 3 bulan yakni April, Mei, dan Juni. Secara teknis, bantuan akan disalurkan setiap bulan sebanyak dua kali.

Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial Pepen Nazaruddin menyebut, Bansos akan disalurkan kepada 1.3 juta Kepala Keluarga (KK) di DKI Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi dengan indeks bantuan Rp 600 ribu/KK/bulan.

"Sehingga satu kantong senilai Rp 300 ribu. Karena disalurkan sebulan dua kali, maka selama tiga bulan bisa enam kali penyaluran," ujar Pepen dalam keterangan tertulis, Jumat (17/4/2020).

Pepen mengatakan penyaluran bansos akan memperhatikan protokol kesehatan sehingga tak boleh ada kerumunan. Ia menambahkan, pihaknya bekerja sama dengan PT Pos Indonesia untuk menginput data alamat penerima ke sistem operator ojek online untuk penyaluran bansos yang akan diserahkan langsung ke rumah penerima.

"Untuk penerima sembako ini datanya kami peroleh dari Pemprov DKI. Jadi kita sinkronkan dan kita salurkan dari yang diusulkan Pemda DKI. Jadi semua datanya dari pemda," lanjut pepen.

Untuk bulan April 2020 ini, bansos telah siap disalurkan Kementerian Sosial. Untuk keperluan transportasi, Pepen menunjukkan spek bantuan atau jenis sembako yang berada dalam kantong.

Bansos akan disalurkan dengan menggunakan tas dengan nuansa warna merah berlogo kepresidenan bertuliskan 'Bantuan Presiden Bersama Perangi Covid-19" yang dilengkapi informasi mengenai protokol kesehatan pencegahan penularan virus Corona.

Di dalam bansos sembako, terdapat 10 item yang diberikan meliputi mie instan, kornet, sarden, sambal, kecap manis, susu, minyak goreng, teh celup, sabun mandi, dan beras 10 kg.

Pepen menekankan bahwa Kemensos dan unsur terkait telah siap melaksanakan penyaluran bansos sembako untuk masyarakat terdampak COVID-19 sebagaimana arahan presiden.

(akn/ega)