Cara ACT Bantu Warga Jangkau Bahan Pangan Lewat Humanity Careline

Abu Ubaidillah - detikNews
Jumat, 17 Apr 2020 22:16 WIB
ACT
Foto: Aksi Cepat Tanggap
Jakarta -

Di tengah krisis akibat Pandemi COVID-19 ini, lembaga kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) menghadirkan beragam program pemenuhan kebutuhan pangan warga prasejahtera. Salah satunya adalah program Humanity Careline, yakni program berbasis digital untuk memberikan layanan pengadaan pangan bagi warga terdampak COVID-19.

Program ini bekerja sama dengan pengemudi ojek online dalam proses pengantaran. Sejak Jumat (17/4) hingga penetapan masa darurat bencana wabah dicabut atau diperpanjang waktunya untuk melihat kondisi pasca pandemi, layanan gratis ini dilaksanakan.

Humanity Careline adalah pusat pelayanan program berbasis komunikasi telepon bebas pulsa yang terintegrasi dalam Program Operasi Pangan Gratis (OPG) untuk penanganan COVID-19. Layanan penyediaan pangan pokok tersebut akan dibagikan kepada warga dan korban terdampak COVID-19 beserta karantina wilayah yang sulit mendapat kebutuhan pangan pokok terutama beras.

Para pekerja harian yang paling terdampak adalah pengemudi ojek online. Hal ini karena pendapatan harian mereka bergantung pada order harian.

Ketua Dewan Pembina Aksi Cepat Tanggap Ahyudin menyebut semangat layanan antar pangan gratis ini mengajak setiap elemen bangsa berpartisipasi menyelamatkan bangsa dari dampak virus Corona bukan hanya pada sektor kesehatan, melainkan juga sektor sosial ekonomi yang menjadi analisis awal ACT.

Hal itu, membuat ACT memasifkan operasi pangan gratis menjadi sejumlah program turunan seperti operasi beras gratis dan operasi makan gratis bersama ribuan rumah makan, humanity food truck, serta humanity food van.

"Humanity Careline, sebuah layanan pangan kepada masyarakat. Masyarakat dipersilakan aktif mengadukan, menyampaikan, menelepon layanan bebas pulsa kami. Lalu teman-teman ojek daring datang untuk mengantarkan kebutuhan besar Anda," kata Ahyudin dalam keterangan tertulis, Jumat (17/4/2020).

Ahyudin menjelaskan, layanan antar pangan gratis ini menjadi kesempatan para pengemudi ojek online untuk berbuat kebaikan bagi bangsa. Ia berharap, semangat ACT dapat menular ke masyarakat.

Adapun program Humanity Careline ini terdiri dari beberapa tahap muai dari tahap persiapan, tahap pelaksanaan, hingga tahap pasca implementasi.

Sementara itu, Direktur Program ACT Bambang Triyono menyebut, selain menyusun sistem dan SOP di tahap persiapan awal, tim program ACT juga menyiapkan sarana dan prasarana pendukung program lainnya.

Foto: Aksi Cepat Tanggap

"Pada tahap awal, kami melakukan persiapan sarana dan prasarana pendukung program seperti nomor bebas pulsa, relawan operator careline, penyediaan barang bantuan (pangan) dan lokasi-lokasi penempatan dan pengambilan barang," jelas Bambang.

Bambang menambahkan, pihaknya melakukan seleksi dengan penyedia layanan jasa untuk memaksimalkan program ini. Sistem layanan dilakukan dengan penjaringan data penerima manfaat yang menyampaikan permintaan melalui layanan telepon bebas pulsa 0800-1-165-228.

Setelah proses layanan, dilanjutkan dengan proses administrasi data calon penerima manfaat.Lalu diteruskan dengan proses verifikasi data oleh tim. Jika lolos, akan diteruskan ke tim distribusi untuk kemudian berkoordinasi dengan tim lapangan di titik pengambilan barang.

Tim distribusi juga akan menginput data pada aplikasi Grab Express sehingga pengantaran bisa dilakukan secara simultan ke beberapa lokasi sekaligus.

Operator layanan Humanity Careline akan membuka sesi pagi pada pukul 08.00 - 10.00 WIB dan siang pada pukul 13.00 - 16.00 WIB. Sementara itu,layanan pengantaran akan dilangsungkan pada pagi hari dan sore hari di jam yang sama. Pemetaan penerima manfaat akan dilakukan berdasarkan kedekatan teritori atau arah antaran.

"Pada tahap terakhir, pengemudi ojek online mengambil paket ke titik pengambilan terdekat dari lokasinya berada, yang telah disiapkan oleh tim lapangan," ujar Bambang.

Kemudian tim lapangan akan mendata profil pengemudi ojek online, mendokumentasikan penyerahan paket OPG yang terhubung dengan aplikasi, relawan operator akan merekap dokumentasi, dan laporan pengemudi ojek online yang bertugas akan dijadikan rekap harian.

(akn/ega)