Jabar Bergerak Salurkan 600 Paket Sembako ke Guru Ngaji & Pemuka Agama

Alfi Kholisdinuka - detikNews
Jumat, 17 Apr 2020 19:32 WIB
Jabar
Foto: Pemprov Jabar
Jakarta -

Bantuan sosial dari masyarakat, baik perorangan maupun perusahaan, untuk penanggulangan pandemi COVID-19 di Jawa Barat terus mengalir. Hal tersebut menggambarkan kepedulian masyarakat dalam membantu sesama di tengah pandemi COVID-19.

Ketua Umum Jabar Bergerak Atalia Ridwan Kamil pun menyaksikan langsung penyaluran bantuan tersebut ke guru ngaji, pemuka agama dan kepada Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) serta masyarakat di Gedung Pakuan.

"Sebagian dari sahabat-sahabat kita ada yang terdampak COVID-19 secara ekonomi. Karena itu Jabar Bergerak hadir di tengah-tengah masyarakat Jawa Barat untuk memberikan inisiasi, memberikan sedikit keteladanan agar kemudian masyarakat kita pun terdorong untuk melakukan hal yang sama," ujar Ketua Harian Jabar Bergerak Tatan Santana dalam keterangan tertulis, Jumat (17/4/2020).

Adapun rinciannya, Jabar Bergerak menerima dan menyerahkan 600 paket sembako, masing-masing 100 paket sembako kepada enam pihak penerima, yaitu Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kota Depok, PW Pemuda Muhammadiyah Jabar, PW Pemuda Persis Jabar, Kabid Keagamaan Jabar Bergerak, Himpaudi, dan Ketua RT 03 di lingkungan sekitar Gedung Pakuan.

"Selain sembako, bantuan lain juga turut diberikan seperti disinfektan, handsanitizer, dan masker," ungkapnya.

Tatan bersyukur di tengah imbauan agar masyarakat melakukan physical distancing atau jaga jarak, namun tetap banyak masyarakat yang turut melakukan solidaritas sosial.

"Kita bersyukur bahwa physical distancing ini diikuti dengan social solidarity. Kita melihat begitu banyak majelis-majelis taklim, komunitas masyarakat, yang saling menolong antara yang satu dengan yang lain," kata Tatan.

"Dan setelah kami berdiskusi dengan Ketua Umum (Jabar Bergerak Atalia Ridwan Kamil), Ketua Umum memberikan arahan bahwa salah satu yang hari ini terdampak dari persoalan COVID-19 ini adalah mereka yang ada di garda terdepan yang selama ini berjuang mengurus moral dan akhlak bangsa, yaitu para guru ngaji, para ajengan tajuk, para kiai, para guru yang selama ini sudah memberikan sumbangsih terbaiknya untuk pembangunan di Jawa Barat," bebernya.

Sementara itu, Perwakilan GP Ansor Kota Depok Abdul Kodir pun menyampaikan terima kasih kepada Jabar Bergerak yang telah memberikan bantuan. Dia mengaku akan menyalurkan bantuan tersebut kepada guru-guru mengaji di kampung yang ada di Kota Depok.

"Kami ucapkan terima kasih kepada Jabar Bergerak, artinya guru mengaji di kampung juga mendapat perhatian. Mudah-mudahan ini bermanfaat dan bisa membantu meringankan beban para ustadz dan guru ngaji di kampung," ucap Abdul.

Abdul berharap agar pandemi COVID-19 ini segera berakhir karena tak hanya berdampak bagi guru mengaji dan pemuka agama, tapi juga kepada seluruh lapisan masyarakat.

"Mudah-mudahan virusnya segera selesai, segera berakhir. Karena ini berdampak luar biasa terutama bagi guru-guru ngaji di kampung. Semua orang butuh makan, kondisi ini membuat orang yang bekerja saja susah, terkena PHK apalagi untuk guru ngaji yang mendidik yang hanya mengandalkan iuran dari para santri," pungkasnya.

(akn/ega)