Anggota DPR Minta Pertamina Beri Cashback 50% ke Sopir Angkutan Pelabuhan

Mochamad Zhacky - detikNews
Jumat, 17 Apr 2020 13:00 WIB
Marwan Jafar
Foto: Ari Saputra
Jakarta -

Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Marwan Jafar meminta PT Pertamina (Persero) tidak hanya memberikan promo cashback sebesar 50% untuk pengemudi ojek online (ojol) saja. Marwan mengatakan para sopir angkutan pelabuhan juga memerlukan bantuan tersebut.

"Pemerintah dan Pertamina sebagai BUMN diharapkan dapat bertindak bijak dan adil terkait alokasi penyaluran, serta kewajaran harga bahan bakar minyak (BBM). Sebab, ambil contoh seperti komunitas sopir angkutan Pelabuhan Tanjung Priok baru-baru ini sudah mengeluhkan persoalan uang jalan yang tergerus buat membeli BBM, selain mahalnya makanan dan minuman gara-gara Corona," kata Marwan kepada wartawan, Jumat (17/4/2020).

Marwan mengatakan kalangan sopir angkutan pelabuhan juga memerlukan bantuan seperti cashback yang diberikan ke pengemudi ojol. Para sopir, sebut dia, khawatir keadaan akan semakin sulit ke depannya.

"Maksudnya, kalangan sopir angkutan pelabuhan itu juga sangat berharap agar program Pertamina yaitu promo cashback hingga 50 persen buat membeli BBM yang akan diberikan kepada puluhan ribu orang kalangan pengemudi ojol sampai Juli 2020," sebut Marwan.

"Mestinya bisa juga mereka menikmati di tengah wabah COVID-19 saat ini dan hari-hari mendatang yang hampir pasti masih susah dijalani," imbuhnya.

Mantan Menteri Pedesaan itu juga meminta Pertamina menjamin ketersediaan BBM untuk kalangan nelayan. Dia menegaskan, Pertamina juga harus memastikan ketersediaan pasokan BBM untuk para nelayan.

"Pertamina perlu memastikan distribusi BBM ke kalangan tersebut tidak terganggu. Mengapa? Sebab, persoalan itu sangat menentukan ketersediaan dan lancarnya distribusi pasokan pangan Indonesia serta kelangsungan usaha mereka beberapa bulan ke depan," jelasnya.

Marwan mengingatkan Pertamina juga perlu mengevaluasi kuota BBM sesuai kebutuhan riil nelayan. Dia mengusulkan agar evaluasi dilakukan per tiga bulan

"Sangat penting pula, segenap unit pemasaran Pertamina di daerah supaya proaktif berkoordinasi dengan pihak Kementerian Kelautan Perikanan serta dinas daerah terkait jumlah kuota per daerah dan peruntukan kuota BBM nelayan lebih ditingkatkan. Jangan lupa juga, organisasi kelompok nelayan dan koperasi nelayan, perlu dilibatkan demi kelancaran pendistribusian BBM," papar Marwan.

(zak/fjp)