Seorang Pasien Suspect Flu Burung Meninggal di RSPI
Selasa, 13 Des 2005 22:55 WIB
Jakarta - Wabah flu burung diduga kembali menelan korban. Seorang pasien suspect flu burung Nandang Surya (39), meninggal pukul 15.20 WIB, Selasa (13/12/2005), di ruang ICU Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Soeroso, Sunter, Jakarta.Warga Kemang Timur 11 No.76 RT 12 RW 03, Jakarta Selatan, ini merupakan pasien rujukan dari RS Cilandak. Ia dirawat di RSPI sejak Senin (12/12/2005) pukul 18.20 WIB.Nandang sempat dirawat di ruang isolasi Cempaka. Namun, karena kondisinya memburuk, sejak pukul 20.00 dirawat di ruang ICU hingga meninggalnya.Menurut Juru bicara RSPI Dr Ilham Patu, sebelumnya almarhum menderita demam 38,5 derajat celcius dan menderita leukopenia. "sel darah putih almarhum turun hingga 3100 unit per Liter, padahal manusia normal 5000-10000 unit per liter," ujarnyaNandang diduga kuat terkena flu burung karena virusnya memakan sel darah putih. "Tapi kita tunggu saja hasil tes WHO," kata IlhamInfus CopotSementaera itu keluarga korban kecewa terhadap RSPI karena tidak adanya dokter di ruang ICU untuk memberikan pertolongan kepada Nandang. "Sekitar jam 12 siang, selang infusnya lepas dan tidak dipasang lagi," ujar sepupu almarhum, Yana.Menurut Yana, saat infus Nandang lepas di ruang ICU tidak ada dokter hanya suster saja. "Karena infusnya tidak dipasang almarhum akhirnya meninggal pukul 14.30," tuturnya.Namun, dokter yang bertugas di ICU Dr Renaldi, membantahnya. Rinaldi mengaku berada di RSPI sejak pukul 12.00 WIB. "Saya menduga keluarga korban tidak tahu saya dokter karena saya berpakaian putih," ujarnya.Dijelaskan, dirinya tiba di ICU pukul 14.15 WIB. Sebelumnya ia berada di gedung yang lain. "Waktu selang infusnya copot memang tidak ada saya. Tetapi perawat berusaha mencari pembuluh darah, tetapi tidak menemukan dan kemudian menghubungi saya."Menurut Rinaldi, Nandang meninggal pukul 15.20 dan bukan karena selang Infusnya copot. "Almarhum meninggal karena memang kondisi paru-parunya sudah buruk" ujarnya.
(gtp/)











































