Doakan Paramedis Kena Corona, Pemilik Akun FB Ngaku Sakit Hati ke Perawat

Audrey Santoso - detikNews
Kamis, 16 Apr 2020 13:08 WIB
Pengunggah doa paramedis kena Corona
Foto: dok. istimewa

Sebelumnya diberitakan, Ade ditangkap polisi lantaran menuliskan doa agar makin banyak paramedis yang terinfeksi virus Corona (COVID-19). Pria tersebut menuliskan kata-kata yang mengandung ujaran kebencian di akun Facebook sang istri.

Donny menilai tulisan Ade bertujuan agar masyarakat menolak pemakaman tenaga medis yang positif Corona. Tulisan itu berbunyi 'Semoga makin bnyk Dokter dan Perawat jadi korban Corona ko,, dan smkin bnyk urg yg menolak untuak dmakam kan di bumi alloh ko,,sbb ksombongan itu pkaian setan,, bukan pkaian manusia,,,jadi kalau setan tu mati,,ndk Ado hak nyo bkubua d bumi Allah ko doh,,' di akun Facebook Nola Bundanya Asraf.

"Penghinaan dan ujaran kebencian ditujukan agar masyarakat menolak pemakaman dokter dan perawat yang terkena wabah Corona," ujar AKBP Donny, Rabu (15/4).

Polisi Tangkap Pemilik Akun FB yang Viral Doakan Paramedis Kena CoronaPolisi Tangkap Pemilik Akun FB yang Viral Doakan Paramedis Kena Corona Foto: dok. Polres Payakumbuh

Penangkapan ini, kata Donny, didasari laporan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Payakumbuh dan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kota Payakumbuh. Postingan Ade tersebut viral pada Minggu (12/4).

Ade ditangkap pada Senin (13/4) pukul 17.00 WIB di Jorong Indo Baleh Timur, Nagari Mungo, Kecamatan Luhak, Kabupaten 50 Kota, Sumatera Barat (Sumbar). Donny mengatakan postingan Ade viral di grup Facebook Info Kesehatan Masyarakat dengan 6.600 komentar dan dibagikan sebanyak 3.400 kali.

Ade pun sebelumnya sempat menyusun drama seolah akun Facebook istrinya diretas. Bahkan dramanya disempurnakan dengan laporan polisi palsu ke Polsek Luhak.


(aud/jbr)