Bali Bangun Jembatan Tol Denpasar-Nusa Dua Rp 800 M

Bali Bangun Jembatan Tol Denpasar-Nusa Dua Rp 800 M

- detikNews
Selasa, 13 Des 2005 15:58 WIB
Denpasar - Kepadatan arus lalu lintas di Bali akan segera teratasi. Rencananya Pemerintah Provinsi Bali akan membangun jembatan tol sepanjang 350 meter yang menghubungkan antara Denpasar dengan Nusa Dua. Jembatan ini menelan ongkos ratusan miliar. Kok mahal amat? Maklum, jembatan ini ditangkap keren layaknya di luar negeri.Soal pembangunan jembatan ini disampaikan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Bali Nyoman Sudiana kepada wartawan usai Sidang Paripurna di DPRD Bali, Dr Kusuma Atmadja, Denpasar, Selasa (13/12/2005). Kontruksi jembatan tol ini akan terdiri dari jalan tol sepanjang 7,5 km yang menghubungan Denpasar dengan Tanjung Benoa, Kuta, Badung dan jembatan sepanjang 350 meter, lebar 40 meter dan tinggi 47 meter. Jembatan ini akan dibangun untuk menghubungkan Pulau Serangan, Denpasar dengan Tanjung Benoa, Kuta, Badung. Sudiana mengatakan, dipilihnya lokasi ini karena merupakan jarak terpendek antara Pulau Serangan dengan Tanjung Benoa dan biaya pembangunan termurah. Alternatif lain, adalah di Pelabuhan Benoa dengan Tanjung Benoa. Jika jembatan tol ini rampung, pengguna jalan yang akan menuju Nusa Dua dari Denpasar akan menempuh waktu kurang lebih 20 menit dan bebas kemacetan. Waktu ini lebih pendek jika melalui jalan Bypass Ngurah Rai yang memakan waktu hingga satu jam. Sudiana mengatakan, jembatan tol ini akan memberikan keuntungan bagi masyarakat karena akan mampu mengirit biaya operasi kendaraan. Dari sisi jarak hampir lebih pendek 50 persen sehingga irit bensin 50 persen, waktu tempuh akan berkurang 30 menit dari waktu tempuh satu jam. Namun, pengguna akan dikenai tarif. Tender pembangunan jembatan tol ini akan dilakukan di Jakarta. Rencananya tanggal 20 Desember akan dilakukan prakualifikasi. Pembangunan jembatan tol ini rencananya akan dibangun mulai tahun 2006 dan selesai tahun 2008 dengan biaya sekitar Rp 750 hingga 800 miliar. (nrl/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini