Polda Bali Kantongi Lagi Jaringan Bom Bali II
Selasa, 13 Des 2005 15:51 WIB
Denpasar - Polda Bali terus gencar mengungkap jaringan teroris di Indonesia sejak bom Bali II. Polisi kini telah mengantongi lagi sejumlah nama jaringan Dr Azahari yang terlibat bom Bali II. Mereka kini dalam pengejaran polisi. Demikian disampaikan Kabid Humas Polda Bali Kombes Polisi AS Reniban dalam jumpa pers di Polda Bali, Jalan WR Supratman, Denpasar, Selasa (13/12/2005). Penjelasan itu terungkap ketika wartawan menanyakan apakah Dwi Widianto mengenal pelaku bom Bali II lainnya. Reniban menjawab, bahwa salah satu dari empat tersangka yang kini mendekam di Polda Bali ini mengaku mengenal pelaku lain yang terlibat dalam aksi teroris di Indonesia. "Kepada penyidik ia menjelaskan nama-nama itu. Tapi karena nama itu belum ditangkap dan kita belum bisa minta keterangan kepada yang ditangkap sehingga kita belum bisa sampaikan informasi," tegasnya. Reniban pun enggan menyampaikan jumlah tersangka teroris di Indonesia yang terlibat bom Bali II dengan alasan pemeriksaan masih berlangsung. "Tersangka-tersangka yang jadi DPO tetap jadi target tim untuk lakukan penangkapan," katanya. Reniban mengaku polisi belum mempunyai rencana untuk mengelar rekonstruksi pelaksaaan bom Bali II dari empat tersangka yang kini mendekam di Polda Bali. Empat tersangka itu adalah Abdul Azis, Anif Sulchanudin, Mohamad Cholily dan Wiwid. "Rekontruksi belum bisa kita lakukan karena pemerikasaan masih berlangsung. Belum ada rencana itu tapi kalau penyidik menggangap rekonstruksi perlu pasti akan dilakukan," demikian Reniban.
(nrl/)











































