Detik-detik DPO Teroris MIT di Poso Sulteng Tembak Polisi dari Dekat

Audrey Santoso - detikNews
Rabu, 15 Apr 2020 15:23 WIB
Rekaman CCTV kedua pelaku sebelum menyerang anggota polisi di kantor Bank Mandiri Syariah Poso (Dok. Istimewa)
Rekaman CCTV kedua pelaku sebelum menyerang polisi di kantor Bank Mandiri Syariah Poso. (Dok. Istimewa)
Poso -

Polisi menembak mati dua terduga teroris kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) di Poso, Sulawesi Tengah (Sulteng). Sebelumnya, kedua terduga teroris itu lebih dulu menembak seorang polisi, yakni Briptu Ilham Suhayar.

Berdasarkan informasi yang sudah dikonfirmasi Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Argo Yuwono, pelaku mendatangi Bank Mandiri Syariah menggunakan motor matik. Mereka sempat berupaya masuk ke bank.

Berikut detik-detik penembakan dua terduga teroris menurut penuturan pegawai dan satpam bank, Rabu (15/4/2020):

- Sekitar pukul 09.00 Wita, saksi melihat dua pelaku mengendarai motor matik warna hitam merah. Satu pelaku turun dari motor, sementara satu lainnya menunggu di motor.

- Satu pelaku yang turun dari motor hendak membuka pintu bank, namun sempat dilarang satpam karena belum mencuci tangan. Aturan mencuci tangan diterapkan untuk menghindari penularan virus Corona (COVID-19). Pelaku akhirnya mencuci tangan.

- Setelah mencuci tangan, pelaku kembali dilarang masuk oleh satpam lainnya karena belum membuka helm. Akhirnya pelaku dan rekannya yang menunggu di motor meninggalkan bank.

- Saat pelaku meninggalkan bank, Briptu Ilham Suhayar baru tiba untuk melaksanakan tugas pengamanan di bank tersebut.

- Sekitar pukul 09.03 Wita, terdengar bunyi tembakan di Bank Mandiri Syariah. Briptu Ilham terkena luka tembak di bagian punggung kanan belakang.

- Briptu Ilham Suhayar akhirnya dilarikan ke rumah sakit terdekat.

Dalam video rekaman CCTV yang beredar, tampak salah seorang pelaku menembak Briptu Ilham Suhayar dari belakang dalam jarak dekat. Setelah itu, keduanya berusaha memukuli polisi tersebut.

Meski sudah tertembak, Briptu Ilham berupaya mempertahankan diri melawan kedua pelaku. Kedua pelaku kabur setelah Briptu Ilham berhasil mempertahankan diri meski dikeroyok dan mengalami luka tembak.

(aud/jbr)