163 Warga Sumbar Terserang Penyakit Kaki Gajah
Selasa, 13 Des 2005 15:27 WIB
Padang - Sedikitnya 163 warga dari 10 kabupaten/kota di Sumatera Barat (Sumbar) terindikasi menderita penyakit kaki gajah (filariasis). Untuk mencegah meluasnya penularan penyakit tersebut, Dinas Kesehatan Provinsi Sumbar akan melakukan pengobatan massal. Demikian disampaikan Kepala Sub Dinas (Kasubdin) Pencegahan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinas Kesehatan Sumbar, Magzaiben Zainir ketikadihubungi detikcom via ponselnya, Selasa (13/12/2005)."Hasil survei Dinas Kesehatan di berbagai daerah di Sumbar menunjukkan penyakit kaki gajah paling banyak ditemukan di Pasaman Barat, yakni 47 penderita," kata Magzaiben.Dikatakan Magzaiben, penderita penyakit kaki gajah juga ditemukan di Kabupaten Pesisir Selatan (33 orang), Kabupaten Kepulauan Mentawai (24 orang), Kabupaten Agam (24 orang), serta di Padang Pariaman, Tanah Datar, Dharmasraya, Sawahlunto Sijunjung, Limapuluh Kota dan Kota Padang."Insya Allah, bulan ini kita akan lakukan pengobatan massal di Kabupaten Pasaman Barat. Selain itu, kita juga berupaya untuk memutus mata rantai penularannya melalui pengobatan massal di daerah endemis, seperti di Kabupaten Pasaman, Mentawai, Agam dan Pesisir Selatan," ujarnya.Lebih lanjut, Magzaiben mengatakan, filariasis dapat ditularkan oleh berbagai jenis nyamuk dan berkembang dalam jangka waktu yang lama. Penyakit tersebutdisebabkan cacing filaria yang hidup di saluran dan kelenjar getah bening penderitanya. "Kita menghimbau warga agar waspada dan terus meningkatkan budaya hidup bersih," demikian Magzaiben Zainir.
(iy/)











































