Vonis Mati Gembong Narkoba 52 Kg Sabu dari Batam Dianulir

Andi Saputra - detikNews
Rabu, 15 Apr 2020 12:24 WIB
Ilustrasi Palu Hakim
Foto ilustrasi palu hakim. (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Vonis mati gembong narkoba dari Batam, Piara alias Firman (48), dianulir Pengadilan Tinggi (PT) Pekanbaru. Alasan majelis tinggi adalah agar Piara menyesali perbuatannya dan meminta ampunan kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Piara merupakan anggota jejaring narkoba di segitiga Batam-Singapura-Malaysia. Piara menggerakkan anak buahnya dengan memberi upah Rp 300 juta untuk sekali ambil paket sabu di perairan Batam. Sabu itu dikirim dari Malaysia.

Pada 24 April 2019, Piara memerintahkan tiga anak buahnya, yaitu Firdaus, Fauzi, dan Dewa, mengambil sabu. Ketiganya menggunakan speedboat dan mereka bertemu dengan pengirim di tengah laut.

Sabu berpindah dari speedboat pengirim ke speedboat anak buah Piara. Speedboat itu kemudian diarahkan untuk merapat ke Siak, Riau. Di sisi lain, anggota BNN sudah mengendus pergerakan komplotan tersebut.

Akhirnya, tim BNN membekuk komplotan itu dan mengamankan 3 karung sabu. Total mencapai 52 kg sabu. Piara dkk akhirnya diproses hukum dan diadili.

Pada 20 Januari 2020, PN Batam menjatuhkan hukuman mati kepada Piara. Tapi hukuman mati itu tidak berumur lama. PT Pekabaru menganulirnya.

"Menjatuhkan pidana terhadap Terdakwa tersebut oleh karena itu dengan pidana penjara seumur hidup," ujar majelis sebagaimana dilansir website Mahkamah Agung (MA), Rabu (15/4/2020).

Duduk sebagai ketua majelis Heri Sutanto dengan anggota Jumongkas Lumban Gaol dan Mulyanto. Putusan itu diketok pada 7 April 2020. Apa alasan hukuman mati gembong narkoba ini dianulir?

"Majelis hakim tingkat banding mempertimbangkan dari segi kemanusiaan. Majelis hakim memberi kesempatan kepada Terdakwa untuk memperbaiki dirinya ke arah yang lebih baik dan diharapkan kepada Terdakwa menyesali atas perbuatannya dan mohon ampunannya kepada Tuhan Yang Maha Esa," ujar trio Heri-Jumongkos-Mulyanto dengan bulat.

Polisi: Tio Pakusadewo Ketergantungan Sabu dan Ganja:

(asp/zap)