Pria Makassar Diteror Order Makanan Fiktif, Ini Kata Pihak Operator Ojol

Hermawan Mappiwali - detikNews
Selasa, 14 Apr 2020 20:35 WIB
ojol
Ilustrasi Ojol. (Foto: Tim Infografis: Luthfy Syahban)
Makassar -

Kisah pria di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), Adrian (28) yang rumahnya didatangi oleh enam orang driver ojek online (Ojol) ramai di media sosial (medsos). Pihak operator ojol angkat bicara.

Head of Regional Corporate Affairs Gojek for East Indonesia, Mulawarman mengatakan pihaknya sejauh ini belum menerima laporan resmi sehubungan dengan kejadian ini, baik dari para driver maupun dari Adrian selaku orang yang diantarkan makanan hasil orderan fiktif. Namun, Mulawarman menyebut pihak Gojek sebenarnya menyediakan sejumlah opsi atau solusi jika insiden ini terjadi.

"Pertama kita tidak temukan ada laporan terkait dengan hal ini. Jadi kalau pun nanti ada kejadian seperti ini, tindakan yang kita lakukan adalah mitra kita lakukan pertama, mitra kita bisa melapor via aplikasi Gojek," ujar Mulawarman kepada wartawan, Selasa (14/4/2020).

Laporan dari mitra terkait orderan makanan fiktif tersebut, kata Mulawarman, nantinya bakal direspons dengan cara pihak operator mengganti kerugian mitra dan makanan yang telanjur dibeli akan disumbangkan.

"Jadi di aplikasi ada pilihan, misalnya order fiktif atau pengiriman tidak sesuai kepada konsumennya. Jadi setelah diklaim tersebut, otomatis uang driver akan kembali," kata Mulawarman.

"Lalu makanan yang telanjur dibeli gimana gitu kan. Nah makanan yang sudah telanjur dibeli itu harus diberikan kepada yayasan ataupun panti asuhan yang terdekat di lokasinya dengan membuktikan dia sudah memberikan, ada foto-foto pendukung lainnya," terang Mulawarman.

Selanjutnya
Halaman
1 2