KA Fajar Utama Hantam Truk Pasir, Gempur Triono Tewas

KA Fajar Utama Hantam Truk Pasir, Gempur Triono Tewas

- detikNews
Selasa, 13 Des 2005 13:20 WIB
Yogyakarta - Kereta Api (KA) Fajar Utama menabrak truk pasir proyek pembangunan rel ganda di Desa Argomulyo Sedayu, Kabupaten Bantul, Selasa (13/12/2005). Akibat kecelakaan tersebut, satu orang tewas dan satu orang luka akibat terkena bak truk yang terpental.Peristiwa itu terjadi pada pukul 08.15 WIB, sekitar 200 meter arah barat Stasiun Rewulu. Saat itu KA Fajar Utama tujuan Jakarta Pasar Senen yang berangkat dari Stasiun Tugu melaju dengan kecepatan tinggi.Pagi itu ratusan karyawan proyek pembangunan rel ganda sedang memulai pekerjaan. Truk pengangkut pasir nopol AB 9129 SE yang dikemudikan oleh Jayus (37) warga Sleman itu baru saja menurunkan material di tempat itu. Setelah tugasnya selesai, Jayus kemudian hendak memundurkan dan memutar truk berkapasitas 10 ton itu. Namun karena habis hujan deras kondisi tanah di sekitar proyek masih basah dan berlumpur, ehingga truk sempat terperosok dan mengalami selip.Menurut salah seorang saksi mata yang juga pekerja proyek, Sarno (40), ketika ada tanda sinyal kereta api akan lewat, Gempur Triono (31), seorang pekerja proyek mengingatkan sopir dan kernet truk agar segera akan meminggirkan truk, namun tidak berhasil. Ketika KA telah dekat, beberapa orang pekerja sudah pergi menjauh dari lokasi.Truk yang masih terjebak kubangan lumpur hingga KA Fajar Utama melintas dengan kecepatan tinggi dan langsung menyerempet bak truk bagian belakang yang masih ada di pinggir rel. Akibat hantaman keras KA, bak truk langsung lepas dan terlempar ke arah utara sejauh 10 meter. Bak truk terbuat dari besi seberat sekitar 1 ton itu menimpa tubuh Gempur Triono dan Pono, salah seorang pekerja lainnya yang ada di pinggir rel. Setelah menghantam truk, KA terus lewat dan meneruskan perjalanannya. "Suaranya keras sekali. Tubuh Triono tertimpa bak truk. Sedang Pono juga terkena bak truk di bagian tangan dan paha kanan," kata Sarno.Setelah itu, kata Sarno, beberapa teman pekerja di proyek dan warga sekitar langsung memberikan pertolongan terhadap Triono dan Pono. Namun karena luka yang diderita Tiono cukup parah, akhirnya meningal. Sedang Pono langsung dilarikan dan dirawat di Rumah Sakit (RS) Mitra Sehat di Gamping Jalan Wates Km 9,5 Sleman. Sementara itu, jenazah Triono langsung dibawa ke kamar mayat RSU Dr Sardjito Yogyakarta. (nrl/)


Berita Terkait