Survei LIPI-UI-ITB-UGM: Masih Banyak Masyarakat Berencana Mudik

Pasti Liberti Mappapa - detikNews
Selasa, 14 Apr 2020 11:09 WIB
ilustrasi mudik naik motor
Foto ilustrasi mudik naik motor.
Jakarta -

Pemodelan yang dibuat Tim Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI) menunjukkan, bila gelombang mudik tak dilarang, orang yang terjangkit virus Corona akan melonjak. Dengan kapasitas rumah sakit tak sebanding dengan calon pasien, angka kematian diprediksi meningkat.

Dalam situasi seperti ini, bagaimana persepsi publik atas mobilitas mudik menghadapi merebaknya COVID-19? Tim peneliti kebencanaan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) bekerja sama dengan UI, Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Gajah Mada (UGM), dan Sekolah Tinggi Ilmu Statistik (STIS) memotretnya dengan sebuah survei.

Peneliti dari Pusat Krisis dan Bencana Fakultas Psikologi UI Dicky Chresthover Pelupessy yang turut terlibat dalam survei mengatakan sebanyak 5.173 responden berhasil dijaring. Namun setelah dilakukan pembersihan data, sampel akhir menjadi sebesar 3.853 responden yang 71,14 persennya berdomisili di Pulau Jawa.

Dari seluruh responden tersebut, menurut Dicky, ditemukan angka 43,78% masih punya rencana mudik di tengah pandemi COVID-19. Sebanyak 69,06% dari yang berencana mudik itu (43,78%) pulang ke kampung halaman dengan tujuan memperingati hari raya Idul Fitri.

"Jadi masih banyak penduduk yang merencanakan untuk mudik pada saat libur hari raya Idul Fitri," ucap doktor ilmu Psikologi Komunitas dari Victoria University, Australia, itu kepada detikcom, Senin (13/4/2020).