Oknum Polantas Medan Viral Usai Ludahi Warga, Kapolda Sumut: Jangan Terulang!

Ahmad Arfah - detikNews
Senin, 13 Apr 2020 14:05 WIB
Kapolda Sumut Irjen Martuani Sormin (dok. Istimewa)
Foto: Kapolda Sumut Irjen Martuani Sormin (dok. Istimewa)
Medan -

Oknum Polisi Lalu Lintas (Polantas) Medan, Bripka Rasoki Siregar, terbukti bersalah meludahi sopir yang disetopnya. Kapolda Sumut Irjen Martuani Sormin meminta agar kejadian ini tidak terulang.

"Tindakan yang menimbulkan antipati masyarakat kepada Polri agar tidak terulang kembali seperti kejadian personel yang melakukan pelanggaran sehingga menjadi viral di media sosial," tutur Martuani saat memimpin apel pengarahan kepada Perwira jajaran Polrestabes Medan, Senin (13/4/2020).

Martuani meminta jajarannya tidak menyalahgunakan jabatan saat bertugas. Dia juga memerintahkan jajarannya tidak mempersulit masyarakat.

"Jangan menjual seragam demi mendapatkan keuntungan pribadi karena nilai baju dinas yang digunakan tidak ternilai harganya. Saya minta para personel jangan persulit masyarakat. Apa yang bisa dibantu segera dibantu jangan dibiarkan berlarut-larut," ujarnya.

Martuani mengingatkan agar jajarannya salaing mengawasi saat sedang bertugas. Dia mengatakan polisi yang berbuat salah harus diberi hukuman, apalagi saat kondisi pandemi Corona seperti saat ini.

"Agar para Kapolsek mengawasi anggota dan beri tindakan apabila ada yang melakukan kesalahan khususnya dalam masa sulit ini. Kita sedang menghadapi penyebaran Virus Corona, maka jangan ada yang mempersulit masyarakat," jelasnya.

"Hal-hal yang berkaitan dengan pendistribusian bahan pangan, bahan bakar dan lain sebagainya agar dikawal dengan baik pendistribusiannya. Para pelaku pengutipan saat bongkar muat barang di suatu lokasi agar ditangkap," sambung Martuani.

Sebelumnya, aksi Rasoki meludahi sopir yang disetopnya viral lewat rekaman video dari salah satu warga. Peristiwa itu terjadi di Jalan MT Haryono-Jalan Irian Barat, Medan, pada Sabtu (11/4). Kejadian berawal saat Rasoki, yang dibonceng seorang bernama M Wahyu Ikhsan, menghentikan mobil di Jalan MT Haryono dekat rel kereta api.

Selanjutnya
Halaman
1 2