Mensos Dukung Bangun Lumbung Beras di Yahukimo
Selasa, 13 Des 2005 11:33 WIB
Jakarta - Menteri Sosial Bachtiar Chamsyah mendukung dibangunnya lumbung-lumbung beras menyusul bencana kelaparan di Yahukimo, Papua."Lumbung-lumbung itu hal baik. Yang terpenting bagaimana mengajari masyarakat untuk tidak tergantung dengan hal-hal yang ada," kata Mensos di Kantor Departemen Sosial, Jalan Salemba, Jakarta Pusat, Selasa (13/12/2005).Menurut Mensos, seluruh ibukota provinsi di Indonesia telah mempunyai stok gudang makanan."Kalau beras di Bulog itu milik Depsos. Karena kita tidak punya kaki di bawah, maka ditangani Dinsos di bawah gubernur. Kalau ada emergency, gubernur tidak perlu minta izin kepada Mensos, dan bisa langsung menggunakan barang itu sesuai yang diperlukan," papar Mensos.Mensos menyatakan, bantuan makanan sudah mengalir ke Yahukimo. "Begitu saya mendapat berita mengenai kelaparan di Yahukimo, saya instruksikan Dinsos supaya barang di Jayapura didorong ke Wamena," kata dia.Bantuan makanan tersebut antara lain 8 ribu kg beras, 3 ribu kg ubi, 5 ribu bungkus mie instan, 200 kaleng sarden, 200 botol kecap manis, 200 botol sambal, 2.500 botol minyak goreng, dan 5 ribu lembar sarung.Ketika ditanyakan mengenai potensi ancaman kelaparan di daerah lain, Mensos belum dapat memastikan. "Saya tidak bisa tunjukkan, tetapi dari data Depsos, ancaman kelaparan biasa terjadi di Papua, NTT dan beberapa daerah NTB.Indikasinya busung lapar," jelas Mensos.
(aan/)











































