TNI-Polri Bentuk Tim Gabungan Selidiki Kasus Pertikaian Maut di Papua

Wilpret Siagian - detikNews
Minggu, 12 Apr 2020 13:42 WIB
Markas Polda Papua
Markas Polda Papua (Rolando/detikcom)
Jayapura -

Insiden pertikaian antara anggota TNI dan polisi mengakibatkan 3 personel Polres Mamberamo Raya, Papua, meninggal dunia. TNI-Polri sudah membentuk tim gabungan untuk menyelidiki kasus tersebut.

"Baik Pangdam XVIl/Cenderawasih maupun Kapolda Papua sedang menurunkan Tim Gabungan untuk melakukan penyelidikan di TKP dalam rangka mendapatkan keterangan, fakta-fakta kronologis yang sebenarnya," ujar Kabid Humas Polda Papua Kombes AM Kamal di Jayapura, Minggu (12/4/2020).

Penyelidikan dilakukan untuk mengetahui kronologi dan fakta kesalahpahaman yang mengakibatkan tiga anggota Polres Mamberamo Raya tewas tertembak dan dua luka-luka.

Kamal juga mengatakan situasi saat ini sudah kondusif. Tiga jenazah anggota Polri akan diterbangkan ke Jayapura untuk divisum di RS Bhayangkara Jayapura.

Berikut ini identitas korban:

1. Briptu Marcelino Rumaikewi NRP 94030885, anggota Sat Reskrim Polres Mamberamo Raya, mengalami luka tembak pada leher bagian kanan sebanyak 1 kali (Meninggal Dunia)
2. Bripda Yosias Dibangga NRP 99040613, anggota Sat Sabhara Polres Mamberamo Raya, mengalami luka tembak pada bagian leher kiri 1 kali (Meninggal Dunia)
3. Bripka Alva Titaley, anggota Reskrim Polsek Mamteng, mengalami luka tembak pada paha kiri sebanyak 1 kali
4. Brigpol Robert Marien, anggota SPKT, mengalami luka tembak pada punggung belakang sebanyak 3 kali
5. Briptu Alexander Ndun, anggota Reskrim Polres Mamberamo Raya, mengalami luka tembak pada paha kiri (Meninggal Dunia)

(idn/idn)