Lapan Juga Pastikan Dentuman Jakarta-Bogor Bukan dari Anak Krakatau

Rahel Narda Catherine - detikNews
Sabtu, 11 Apr 2020 14:44 WIB
Kondisi Gununga Anak Krakatau pada Selasa (1/1/2019).
Potret Gunung Anak Krakatau dari pesisir Banten. (Sigid Kurniawan/Antara Foto)
Jakarta -

Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) turut angkat bicara menanggapi dentuman yang terdengar di Jakarta, Depok, hingga Bogor. Lapan menyebut ada kemungkinan dentuman itu bukan berasal dari letusan Gunung Anak Krakatau.

Informasi tersebut disampaikan dalam akun Twitter resmi Lapan, @LAPAN_RI, seperti dilihat detikcom, Sabtu (11/4/2020) pagi. Lapan menjelaskan letusan Gunung Anak Krakatau mulai tampak mengeluarkan debu vulkanik pada pukul 23.10 WIB, yang kemudian menyebar ke arah barat hingga pukul 05.00 WIB.

"Berdasarkan pengamatan oleh peneliti ahli utama Lapan, yaitu Prof Dony Kushardono, letusan Gunung Anak Krakatau malam hari ini dipantau melalui citra satelit cuaca (visible and infrared) tanggal 10-11 April 2020, tampak mulai pukul 23.10 WIB mengeluarkan debu vulkanik dari letusan yang menyebar ke arah barat hingga pukul 5.00 WIB, di mana sekitar pukul 24.00 nampak muncul semburan debu vulkanik membesar dari letusan besar," jelas keterangan di akun tersebut.



Lebih lanjut Lapan menegaskan suara dentuman tersebut kemungkinan bukan dari suara letusan Gunung Anak Krakatau.

"Jadi suara dentuman yang terdengar di Jakarta-Depok yang diisukan terjadi sekitar pukul 02.00 WIB tadi mungkin bukan dari suara letusan Gunung Anak Krakatau," tulis akun tersebut.

Dentuman Bukan dari Anak Krakatau, Apakah Fenomena Skyquake?: