Pulang karena Rindu, Perantau Asal Polman Ditolak Warga yang Takut Corona

Abdy Febriady - detikNews
Jumat, 10 Apr 2020 09:55 WIB
Perantau yang ditolak warga takut Corona (Abdy Febriady/detikcom)
Perantau yang ditolak warga karena takut Corona. (Abdy Febriady/detikcom)
Polewali -

Sungguh malang nasib Salman (22) dan Irfan (21). Dua perantau asal Desa Taramanu Tua, Kecamatan Tutar, Kabupaten Polewali Mandar, itu pulang kampung karena rindu, tapi ditolak warga setempat yang takut virus Corona.

Sudah hampir dua pekan kedua pemuda ini hidup terlunta-lunta lantaran harapan bisa melepas rindu bersama keluarga. Apa daya, mereka mendapat penolakan warga di kampung halaman.

"Padahal kami sudah menjalani serangkaian pemeriksaan kesehatan, bahkan selama perjalanan dari rantau menuju kampung, kami berulang kali mengikuti pemeriksaan suhu tubuh dan disemprot menggunakan cairan antiseptik," kata Irfan, Jumat (10/4/2020).

Kendati tidak bisa memastikan dirinya dalam kondisi sehat, baik Irfan maupun Salman mengaku siap menjalani proses karantina mandiri selama 14 hari untuk mencegah penularan virus Corona sesuai dengan aturan dari pemerintah.

"Kami siap dikarantina, bahkan sesampainya di kampung, keluarga telah menyiapkan pondok kecil di tengah kebun sebagai tempat kami untuk sementara waktu, namun warga masih takut, tidak sedikit di antaranya yang meminta keluarga mengusir kami untuk segera pergi dari kampung," ungkap Irfan lirih.

Warga di Polman Serahkan Villanya Untuk Karantina ODP Corona:

Selanjutnya
Halaman
1 2