Eks Napi Rusak Warung Usai Bebas Asimilasi, Kemenkum HAM: Harusnya di Rumah

Farih Maulana Sidik - detikNews
Jumat, 10 Apr 2020 07:14 WIB
Logo Kemenkumham
Foto: Ari Saputra
Jakarta -

Kementerian Hukum dan HAM menyayangkan aksi kejahatan seorang pria mabuk di Depok, Jawa Barat yang mengamuk dan merusak warung seusai bebas dari penjara. Padahal selama program asimilasi rumah, para narapidana tidak boleh berkeliaran kemana-mana.

"Jika itu benar, kami sangat menyayangkan sekali," kata Kepala Biro Humas, Hukum dan Kerja Sama pada Unit Sekretariat Jenderal Kemenkumham, Bambang Wiyono, saat dihubungi, Kamis (9/4/2020).


Bambang menyebut selama di dalam lembaga pemasyarakatan (Lapas) para napi telah diberi bekal ketrampilan seperti perbengkelan, perikanan, dan perkebunan. Selain itu, kata dia, para napi juga ditanamkan nilai-nilai spiritual agar menjadi pribadi yang lebih baik.

"Sehingga diharapkan tidak melakukan tindak pidana lagi, ketika mereka pulang selama wabah COVID diminta untuk tetap di rumah dan tidak berkeliaran kemana-mana," katanya.

Cegah Corona, 392 Napi di Lapas Salemba Bebas:

selanjutnya Selanjutnya
Halaman
1 2