PSBB DKI Resmi Dimulai, Kerumunan di Atas 5 Orang Bakal Ditindak!

Arief Ikhsanudin - detikNews
Jumat, 10 Apr 2020 00:35 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyampaikan sambutan disela-sela penandatanganan kerja sama (MOU) proyek pembangunan MRT fase 2A dan lingkup kerja CP201 di Stasiun Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta, Senin (17/2/2020). CP201 melingkupi pekerjaan pembangunan dua stasiun bawah tanah yaitu Stasiun Thamrin dan Stasiun Monas dengan panjang terowongan 2,8 km dari HI ke Harmoni yang ditargetkan selesai pada Desember 2024. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/aww.
Foto: ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYAT
Jakarta -

Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) resmi berlaku mulai hari ini. Perlu diingat, Pemprov bersama aparat akan menindak kerumunan lebih dari 5 orang.

"Ada satu catatan penting bahwa pada saat PSBB dilaksanakan, tak diizinkan ada kerumunan di atas lima orang di seluruh Jakarta. Kegiatan di luar ruangan maksimal lima orang, di atas lima orang tak diizinkan. Kami akan ambil tindakan tegas," ucap Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam konferensi pers, di Balai Kota DKI Jakarta, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (7/4/2020).

Anies mengatakan pihaknya bersama dengan Polri-TNI akan berpatroli untuk memastikan tidak ada kerumunan masyarakat lebih dari lima orang dan masyarakat mematuhi aturan PSBB.

"Jajaran Pemprov, kepolisian, dan TNI akan melakukan kegiatan penertiban dan memastikan seluruh ketentuan PSBB diikuti masyarakat. Jadi patroli ditingkatkan dan kami harap masyarakat untuk menaati," ujar Anies.

Kini Anies, telah resmi menerbitkan Pergub Pelaksanaan PSBB. Inti dari Pergub ini adalah meminta warga Ibu Kota tetap diam di rumah.

"Pada malam hari ini saya menyampaikan pesan untuk warga Jakarta semua terkait dengan rencana pelaksanaan PSBB yang akan kita mulai nanti malam pukul 00.00 WIB tanggal 10 April 2020," kata Anies dalam konferensi pers di Balai Kota, Kamis (9/4).

PSBB berlaku mulai hari ini sampai dengan 23 April 2020.

(aik/aik)