Penyerang Wiranto Didakwa Rencanakan Teror Toko Emas Bersama 'Jack Sparrow'

Zunita Putri - detikNews
Kamis, 09 Apr 2020 15:52 WIB
Sidang Pembacaan Dakwaan Abu Rara di PN Jakbar
Sidang Pembacaan Dakwaan Abu Rara di PN Jakbar (Dok Istimewa)
Jakarta -

Syahrial Alamsyah alias Abu Rara didakwa melakukan teror dengan pemufakatan jahat dan merencanakan sejumlah teror dengan menyerang mantan Menko Polhukam Wiranto. Tak hanya itu, jaksa juga mendakwa Abu Rara merencanakan aksi teror di toko emas bersama 'Jack Sparrow'.

"Terdakwa bersama-sama saksi Samsudin alias Ending alias Jack Sparrow melakukan pemufakatan jahat, persiapan, percobaan atau pembantuan untuk melakukan tindak pidana terorisme dengan sengaja menggunakan kekerasan atau ancaman kekerasan bermaksud untuk menimbulkan suasana teror, atau rasa takut terhadap orang secara meluas, menimbulkan korban yang bersifat massal dengan cara merampas kemerdekaan atau hilangnya nyawa dan harta benda orang lain, atau mengakibatkan kerusakan atau kehancuran terhadap objek vital yang strategis, lingkungan hidup atau fasilitas publik atau fasilitas internasional," ujar jaksa Herry Wiyanto saat membacakan dakwaan di PN Jakarta Barat, Kamis (9/4/2020).

Jaksa mengungkapkan aksi itu terjadi pada tahun 2017. Rencana aksi teror toko emas itu dilakukan Abu Rara bersama-sama Samsudin alias Ending alias Jack Sparrow dan beberapa rekan lainnya.

Keduanya berkenalan di group WhatsApp Pengusung Tauhid dan Islamic State. Jaksa mengatakan keduanya saling kenal saat April 2019, di mana mereka bekerja sama membuat bom rakitan bersama.

Setelah rencana pembuatan bom rakitan itu diamini. Keduanya kemudian langsung bergegas melakukan survei tempat lokasi di daerah Kecamatan Mandalawangi Kabupaten Pandeglang.

Setelah bahan-bahan bom jadi, Abu Rara dan Samsudin kemudian berencana untuk melakukan aksi teror. Samsudin pun langsung menyetujui hal itu.

"Terdakwa mengajak Samsudin alias Ending alias Jack Separrow untuk melakukan amaliyah dengan mengatakan 'kita harus melakukan amaliyah'. Saksi Samsudin berkata 'kalau mau amaliyah ada target yaitu pekerja asing PT Semen Merah Putih di Kecamatan Baya'," ungkap jaksa Herry.

Selanjutnya
Halaman
1 2