Jenazah Andreas Ditangisi Keluarga

Jenazah Andreas Ditangisi Keluarga

- detikNews
Selasa, 13 Des 2005 03:05 WIB
Yogyakarta - Tidak kuasa menahan sedih, keluarga korban perampokan toko emas Cahaya Mas menangis histeris dan pingsan saat mengetahui salah satu anggota keluarganya menjadi korban dalam peristiwa itu. Begitu mengetahui, pemilik toko, Andreas Wenas (54) ikut tewas dalam peristiwa sore itu, salah seorang kerabatnya Evi (35) langsung menangis histeris dan pingsan di samping toko. Pada saat dibawa masuk oleh beberapa orang ke dalam rumah, Evi terus menangis histeris. Rumah tersebut kebetulan menjadi satu dengan toko Cahaya Mas yang berada di Jalan Simanjuntak. Namun ketika beberapa orang wartawan hendak ikut masuk, beberapa anggota keluarga korban tidak memperkenankan masuk dan meminta agar wartawan tidak memawancarainya. "Silakan tanya kepada Pak Polisi saja," kata salah seorang kerabat Andreas sambil menutup pintu belakang rumah. Sementara itu sedikitnya 40 orang aparat Poltabes Yogyakarta, Polda DIY dan Brimob Polda DIY langsung turun di TKP untuk mengamankan lokasi. Di depan pintu toko tepatnya di atas trotoar jalan dipasang garis polisi agar warga tidak mendekat. Di dalam toko petugas terus melakukan pemeriksaan di sekitar etalase dengan mengambil beberapa sidik jari dan mengumpulkan barang bukti yang ada. Petugas juga memeriksa tempat dua orang korban tewas di tempat tersebut. Yakni, tempat Andreas Wenas dan seorang karyawannya Yosef Slamet Yulianto terkapar di belakang etalase serta tempat korban luka, Nurcahyo yang terkena tembakan di pelipis bagian kanan. Bercak darah yang berceceran di TKP sampai malam ini belum dibersihkan. Sementara itu kedua jenazah yakni Andreas Wenas dan Yosef Slamet Yulianto masih berada di RSU Panti Rapih. Petugas rumah sakit dibantu aparat kepolisian berusaha mengeluarkan proyektil peluru yang berada di dada korban sebagai barang bukti. Demikian pula dengan Nurcahyo saat ini juga masih dirawat di salah satu ruangan di RSU Panti Rapih. Hingga malam ini belum diketahui tempat jenazah Andreas akan dimakamkan. Sedangkan jenazah Yosep rencananya akan dibawa ke rumahnya di Kampung Brontokusuman RT 01/RW 04 Kecamatan Mergangsan Yogyakarta. Namun hingga malam ini juga belum diketahui kapan dan dimana akan dimakamkan. (ddn/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads