Mahasiswa Rusak Kantor Yayasan Methodist di Medan
Selasa, 13 Des 2005 02:03 WIB
Medan - Karena menuntut kejelasan penggunaan uang pembangunan, puluhan mahasiswa Universitas Methodist di Medan melakukan aksi perusakan. Akibatnya sejumlah mobiler dan kaca-kaca kantor Yayasan Methodist Indonesia hancur berantakan. Aksi itu terjadi di kampus Universitas yang berada di Jalan Kartini Medan, dan berakhir sekitar pukul 17.00 Wib, Senin (12/12/2005) bertepatan dengan pelaksanaan serah terima jabatan Ketua Yayasan. Aksi yang berlangsung sejak pukul 14.00 Wib itu dimaksudkan menuntut dibatalkannya serah terima jabatan Ketua Yayasan Methodist Indonesia, hingga Ketua Yayasan yang lama mempertanggungjawabkan dana pembangunan yang telah dibayar mahasiswa. Mahasiswa yang telah membayar uang pembangunan yang berkisar antara Rp 30 juta hingga Rp 40 juta, merasa tidak melihat manfaat dari pembayaran uang tersebut, karena prasarana perkuliahan tidak memadai. Menurut mahasiswa, selama M Manurung menjabat sebagai ketua yayasan, tidak transparan atas dana tersebut. Karena merasa aspirasi mereka tidak dipenuhi, aksi massa mahasiswa itu kemudian dilanjutkan dengan perusakan kantor yayasan dan jendela. Sehingga sejumlah mobiler rusak dan kaca-kaca berpecahan. Usai itu, mahasiswa kemudian membakar ban di halaman kampus. Sejumlah polisi berpakaian sipil memang tampak berjaga-jaga, tetapi sejauh ini belum ada satu pun mahasiswa yang dimintai keterangan mengenai kasus ini.
(ddn/)











































