Polda DIY Buru Kawanan Perampok 4 Kg Emas

Polda DIY Buru Kawanan Perampok 4 Kg Emas

- detikNews
Selasa, 13 Des 2005 01:37 WIB
Yogyakarta - Tidak ingin ketinggalan jejak perampok, Kapolda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Brigjen Bambang Aris Sampurno Djati memerintahkan jajarannya untuk memburu kawanan yang merampok Toko Emas Cahaya Mas di Jalan Simanjuntak, Terban Yogyakarta. Aris juga memerintahkan tembak di tempat bila kawanan perampok itu melawan."Pelaku jelas profesional dan brutal. Saya sudah perintahkan personil saya untuk segera melakukan pengejaran," kata Bambang Aris kepada wartawan di tempat kejadian perkara (TKP) di Toko Cahaya Mas, Jalan Simanjuntak Yogyakarta, Senin (12/12/2005).Bambang juga menengarai kemungkinan kawanan perampok itu berasal dari luar kota dan sudah mempelajari tempat yang bakal menjadi sasaran. Sebab saat perampok melakukan aksinya, situasi sekitar TKP tidak begitu ramai. "Lagipula saat kejadian, hujan turun sejak sore," katanya.Menurut dia, berdasarkan laporan Poltabes Yogyakarta dari pengumpulan keterangan beberapa orang saksi mata, korban dan olah TKP, diperkirakan pelakunya berjumlah 4 orang dengan mengendarai sepeda motor berboncengan.Setelah melakukan perampokan disertai tindak kekerasan yakni melukai korban, pelaku langsung melarikan diri dengan menggondol 4 kilogram berbagai perhiasan emas."Semua keterangan saksi mata maupun keterangan korban yang masih hidup pelaku memang berjumlah empat orang, bersenjata pistol. Barang bukti berupa proyektil peluru yang bersarang di tubuh dua korban meninggal saat ini baru kita ambil dan diamankan termasuk selongsong peluru," kata Bambang.Ketika ditanya apakah ada hubungan dengan kasus perampokan nasabah bank di Sleman beberapa minggu yang lalu. Bambang mengatakan ada kemungkinan kejadian tersebut berantai antara kejadian perampokan yang terjadi di Sleman dengan di Toko Cahaya Mas. "Ada kemungkinan berantai dengan kejadian lainnya dan yang lalu juga belum tertangkap pelakunya," tegas dia.Ia mengaku mendekati Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2006 potensi dan kerawanan tindak kejahatan mulai meningkat di wilayah DIY. Oleh karena itu pihaknya berusah mengerahkan dua per tiga kekuatan Polda untuk melakukan pengamanan. (ddn/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads