Pertamina Bagikan 7 Unit Wastafel Portabel untuk Puskesmas Koja

Inkana Putri - detikNews
Kamis, 09 Apr 2020 12:13 WIB
Pertamina
Foto: Dok Pertamina
Jakarta -

Ada yang berbeda di Puskesmas Utama Kecamatan Koja saat ini. Tak lagi khawatir, satu persatu masyarakat yang akan masuk ke gedung Puskesmas langsung diarahkan oleh petugas untuk mencuci tangan di wastafel portabel Pertamina Peduli, yang berada di halaman Puskesmas.

Selain itu, dilakukan juga pengecekan suhu oleh petugas di depan pintu masuk. Para petugas mengenakan alat pelindung diri (APD) seadanya, yakni jas hujan lengkap dengan cover shield atau penutup muka, yang terbuat dari plastik mika yg direkat dengan bando.

"Tim pelayanan kami hanya ada 18 orang untuk memberikan layanan kesehatan umum, gigi, kebidanan, hingga pasien COVID-19," ujar Kepala Puskesmas Utama Kecamatan Koja, dr. Sri Puji Wahyuni MKM dalam keterangan tertulis Kamis (09/4/2020).

Sejak Pukul 7 pagi, sudah ada lebih dari 30 orang dari usia balita hingga manula menunggu layanan di Puskesmas. Bagi para dokter dan tenaga medis, gerakan Perilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS) dengan cuci tangan, sebagai pintu awal pencegahan penularan virus COVID-19.

Karena itu ia sangat mengapresiasi langkah Pertamina yang memberikan bantuan sebanyak 7 unit wastafel dilengkapi dengan bak penampungan air berkapasitas 300 liter, secara bertahap sejak Selasa kemarin. Penyerahan bantuan disaksikan oleh Kepala Seksi SDK Sudinkes Jakarta Utara, Drg Warisan.

"Kami berterima kasih sekali atas bantuan ini, karena masih ada perusahaan yang memperhatikan Puskesmas. Berapa pun bantuannya sangat berharga, apalagi hubungan Puskesmas Koja dengan Pertamina selama ini sudah berjalan baik, terutama dalam upaya penanggulangan stunting," katanya.

Unit Manager Communication Relation & CSR Marketing Operation Region III, Dewi Sri Utami mengatakan Pertamina Peduli turut membantu 7 unit wastafel portabel di Puskesmas Utama serta puskesmas pembantu se- Kecamatan Koja guna penanggulangan penyebaram virus COVID-19.

"Selain itu kami juga memberikan bantuan APD berupa baju hazmat, kacamata dan cover shoes untuk digunakan para dokter dan perawat yg menangani pasien COVID-19," jelasnya.

Kecamatan Koja merupakan salah satu wilayah yang menjadi perhatian khusus Pemerintah DKI Jakarta, karena berdekatan dengan pelabuhan, yang menjadi lalu lalang masyarakat melakukan perjalanan niaga, maupun bekerja di sektor pelabuhan.

Kecamatan Koja berada di Ring I Integrated Terminal Jakarta, dimana memiliki 8 Puskesmas, terdiri dari Puskesmas Utama Kecamatan Koja, dan 6 Puskesmas pembantu di Kel. Koja, Kel. Lagoa, Kel. Rawa Badak Utara 1, Kel. Rawa Badak Utara 2, Kel. Rawa Badak Selatan, Kel. Tugu Utara dan Kel. Tugu Selatan.

Dewi berharap gerakan bersama Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) salah satunya mencuci tangan dengan benar, dapat mendorong kesadaran masyarakat untuk mencegah penularan virus COVID-19 dari lingkungan sendiri.

Kampanye ini juga diharapkan efektif karena dilakukan di pusat layanan kesehatan masyarakat yang masih beroperasi dalam memberikan akses kesehatan terjangkau bagi masyarakat.

Viral APD Dibuang ke Selokan, Polisi Gali Keterangan Saksi:

(ega/ega)