Round-Up

Penumpang Berlompatan Gegara 3 Kru KM Lembelu 'Positif' Corona

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 09 Apr 2020 07:14 WIB
KM Lambelu yang kandas (Foto: Kemenhub)
Foto: KM Lambelu saat kandas beberapa tahun lalu di Tarakan (Foto: Kemenhub)
Jakarta -

Suasana di KM Lambelu jadi mencekam setelah sejumlah penumpang mendengar kabar ada anak buah kapal (ABK) yang positif Corona (COVID-19). Emosi mereka tak tertahankan karena ingin cepat segera menginjak daratan.

Video situasi di dek KM Lambelu banyak beredar di media sosial (medsos) dan WhatsApp. Terlihat banyak penumpang kecewa dan marah karena kapal ditolak bersandar. Tampak ada beberapa orang menceburkan diri dan berenang ke laut.

KM Lambelu sudah tinggal sedikit lagi menyandar di Pelabuhan Lorens Say Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT). Kapal tertahan menunggu keputusan dari otoritas soal izin menyandar.

Kapal sempat ditolak untuk bersandar karena ada tiga kru kapal yang diduga positif COVID-19. Hal itu diketahui lewat pemeriksaan darah (rapid test) yang dilakukan terhadap 22 ABK KM Lambelu.

Tim medis lalu mengambil sampel swab tenggorokan ketiga ABK tersebut untuk diuji di laboratorium.

Ratusan penumpang KM Lambelu protes kapal tidak boleh sandar di Maumere karena diduga ada 3 ABK positif Corona (Screenshot video viral)Ratusan penumpang KM Lambelu protes kapal tidak boleh sandar di Maumere karena diduga ada 3 ABK positif Corona (Screenshot video viral)

"Berdasarkan pemeriksaan diagnostik, ada tiga orang awak kapal Lambelu yang diketahui positif COVID-19, dua orang awak kapal, dan satu penjaga kantin," kata Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Nusa Tenggara Timur (NTT) Marius Ardu Jelamu dalam keterangan pers seperti dilansir Antara, Rabu (8/4/2020).

Kabar terbaru, kapal diperbolehkan bersandar. Penumpang pun boleh turun. Hanya saja para penumpang harus lebih dulu menjalani masa karantina selama dua pekan.

Kepala Biro Humas dan Protokol Setda NTT Marius Ardu Jelamu mengatakan rute kapal tersebut berangkat dari Nunukan, Makassar, Baubau, dan terakhir di Maumere. Namun, sebelum sandar, kapal itu disetop di perairan Maumere pada Selasa (7/4).

"Iya positif menurut rapid diagnostic test, tes cepat. Perawat dan dokter kita sudah ambil swab-nya dan cairan ini nanti dikirim ke Makassar untuk diperiksa," kata Marius saat dihubungi, Rabu (8/4).

Video Penumpang KM Lambelu Terjun ke Laut, Panik Ada Suspect Corona:

Selanjutnya
Halaman
1 2