Izin PSBB dan Pertambahan Corona di DKI Disorot, Ombudsman Dorong Evaluasi

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Rabu, 08 Apr 2020 15:29 WIB
Warga melintas di depan toko Sarinah yang tutup, di Jakarta, Selasa (7/4/2020). Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto telah resmi menetapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilayah DKI Jakarta dalam rangka percepatan penanganan COVID-19, penetapan tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/Menkes/239/2020. ANTARA FOTO/Galih Pradipta/foc.
Foto: PSBB di Jakarta mulai diberlakukan Jumat. Ilustrasi kawasan Sarinah (ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTA)
Jakarta -

Provinsi DKI Jakarta akhirnya mendapatkan izin untuk memberlakukan Pembatasan Sosial Skala Besar (PSBB). Butuh waktu 4 hari hingga akhirnya izin itu diterbitkan. Di satu sisi dalam 4 hari penambahan kasus Corona mencapai 371 kasus.

Seperti diketahui, PSBB merupakan opsi yang diambil pemerintah untuk mencegah penularan virus Corona (COVID-19). Jakarta baru saja mendapatkan untuk penetapan PSBB. Kendati demikian, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan bahwa PSBB di Jakarta baru efektif diberlakukan pada hari Jumat (10/4).

"DKI akan melaksanakan PSBB sebagaimana digariskan oleh keputusan menteri, efektif mulai hari Jumat, 10 April 2020," kata Anies dalam konferensi pers di Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Selasa (7/4/2020).


Proses pengajuan ini harus mematuhi aturan yang tertuang dalam PP Nomor 21 Tahun 2020 tentang PSBB dan Permenkes Nomor 9 Tahun 2020 tentang Pedoman PSBB. Untuk kasus Jakarta, butuh waktu 4 hari untuk mendapatkan izin penetapan PSBB ini. Berikut ini kronologi alur pengajuan PSBB oleh Pemprov DKI Jakarta ke Menteri Kesehatan:

Apa Saja yang Dilarang dan Tidak Selama PSBB?:


Selanjutnya
Halaman
1 2 3