Gaji Kepala BPKH Rp 135 Juta Plus THR Rp 92 Juta, dari Mana Sumbernya?

Andi Saputra - detikNews
Rabu, 08 Apr 2020 12:57 WIB
Poll Anggito Abimanyu
Kepala BPKH Anggito Abimanyu/Foto: Istimewa
Jakarta -

Presiden Joko Widodo menandatangani Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 49 Tahun 2020 tentang Gaji atau Upah dan Hak Keuangan Lainnya Bagi Anggota Badan Pelaksana dan Anggota Dewan Pengawas Badan Pengelolan Keuangan Haji (BPKH). Kepala Badan Pelaksana mendapat gaji sebesar Rp 135 juta/bulan. Adapun gaji Ketua Dewan Pengawas BPKH sebesar Rp 102 juta. Dari mana sumber uang itu?

Berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 5 Tahun 2018 tentang Pelaksanaan UU Pengelolaan Keuangan Haji, semua gaji dari dana kelolaan. Pasal 8 PP Nomor 5 Tahun 2018 menyebutkan:

Penerimaan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 7 ayat (1) huruf a meliputi:

a. setoran BPIH dan/atau BPIH Khusus;
b. nilai manfaat Keuangan Haji;
c. dana efisiensi Penyelenggaraan Ibadah Haji; d. DAU; dan/atau
e. sumber lain yang sah dan tidak mengikat

Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) adalah sejumlah dana yang harus dibayar oleh warga negara yang akan menunaikan ibadah haji. Nah, setelah uang dari jemaah haji diterima, kemudian dikeluarkan. Pengeluarannya yaitu untuk:

a. Penyelenggaraan Ibadah Haji;
b. operasional BPKH;
c. penempatan dan/atau investasi Keuangan Haji;
d. pengembalian setoran BPIH dan/atau BPIH Khusus Jemaah Haji yang membatalkan keberangkatan dengan alasan yang sah;
e. pembayaran saldo setoran BPIH Khusus ke PIHK;
f. pembayaran nilai manfaat setoran BPIH dan/atau BPIH Khusus;
g. kegiatan untuk kemaslahatan umat Islam; dan
h. pengembalian selisih saldo setoran BPIH dan/atau BPIH Khusus dari penetapan BPIH dan/atau BPIH Khusus tahun berjalan.

selanjutnya Selanjutnya
Halaman
1 2 3