Round-Up

Dominasi Polisi di Ujung Tombak Penindakan KPK

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 08 Apr 2020 09:20 WIB
Gedung KPK
Gedung KPK (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Nama-nama anggota Polri dominan dalam proses seleksi jabatan Deputi Penindakan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), yang hampir memasuki tahap akhir. Nama-nama polisi pun ikut mewarnai proses seleksi jabatan Direktur Penyelidikan KPK.

KPK sebelumnya memang memprioritaskan setidaknya empat dari enam jabatan yang masih dijabat oleh pelaksana tugas (plt) agar terisi pejabat definitif pada April 2020. Dua jabatan struktural di antaranya Deputi Penindakan dan Direktur Penyelidikan, yang merupakan tombak KPK dalam perang melawan para koruptor.

Pada Jumat (3/4/2020), Plt Jubir KPK Ali Fikri mengumumkan pihaknya telah mendapatkan tiga kandidat pengisi jabatan Deputi Penindakan KPK. Ketiga kandidat itu berasal dari Polri yakni Wakapolda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Brigjen Karyoto, Wakapolda Sumatera Selatan Brigjen Rudi Setiawan, dan Kadiklat Reserse Lemdiklat Polri Brigjen Agus Nugroho.

Wakapolda DIY Brigjen Karyoto di TKP Susur Sungai Sempor, Sleman, Jumat (22/2/2020)Wakapolda DIY Brigjen Karyoto (Jauh Hari/detikcom)

"Kamis tanggal 2 April 2020 telah dilakukan tes kesehatan terhadap kandidat Deputi Penindakan. Hari ini, Jumat (3/4), pimpinan KPK melakukan tes uji makalah, presentasi, dan wawancara terhadap calon Deputi Penindakan, terhadap tiga orang kandidat tersebut," kata Ali Fikri kepada wartawan.

Ali mengatakan tes tersebut dipimpin langsung oleh pimpinan KPK.

Selanjutnya pada Senin (6/4), giliran kandidat Direktur Penyelidikan yang menjalani tes wawancara dan penyampaian visi-misi. Ali mengatakan ada empat kandidat Direktur Penyelidikan, masing-masing dua berasal dari anggota Polri dan dua dari kalangan internal KPK.

Selanjutnya
Halaman
1 2