Pejabatnya Meninggal PDP Corona, Pemkot Makassar Akan Gelar Rapid Test

Muhammad Nur Abdurrahman - detikNews
Selasa, 07 Apr 2020 16:33 WIB
Ilustrasi corona (Fauzan Kamil/detikcom)
Foto Ilustrasi Corona (Fauzan Kamil/detikcom)
Makassar -

Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar, Sulawesi Selatan, akan menggelar rapid test kepada para pegawai yang memiliki riwayat pernah melakukan kontak fisik dengan Kasubag Hukum Zulkifli Marauni (53) sebelum meninggal. Pihak Pemkot juga melakukan sterilisasi di sejumlah ruangan yang pernah dikunjungi almarhum beberapa hari terakhir.

"Kami melakukan tracing kontak dengan almarhum, khususnya rekan seruangannya. Besok kita lakukan pemeriksaan rapid pada seluruh pegawai yang melakukan kontak terakhir dengan almarhum," ujar Pj Wali Kota Makassar Iqbal Suhaeb dalam rilisnya, Selasa (7/4/2020).

Menurut Iqbal, para pegawai Pemkot akan menjalani rapid test di Puskesmas Makkasau di Kompleks PDAM, Jalan Ratulangi. Ia meminta semua pihak yang pernah bertemu almarhum Zulkifli beberapa terakhir ini segera menghubungi call center 112 Dinas Kesehatan Kota Makassar.

"Kasubag Hukum Pemkot Makassar yang meninggal kemarin menurut keluarga memang telah mengalami gejala klinis selama tiga hari terakhir, seperti demam, pneumonia, batuk, yang merupakan gejala terinfeksi virus COVID-19," ujar Iqbal.

Terkait meninggalnya salah satu pejabatnya, Iqbal mengaku tidak akan melakukan 'lockdown' di kantor Balai Kota. Sistem kerja di Balai Kota tetap berjalan seperti biasa, sesuai protap penanganan dan pencegahan penyebaran COVID-19.

Sementara itu, update data Dinas Kesehatan Kota Makassar hingga pukul 21.00 Wita, Senin (6/4), diketahui jumlah positif Corona di Makassar sebanyak 68 orang (52 dirawat, 10 sembuh, 6 meninggal), PDP 147 orang (112 dirawat, 24 sehat, 11 meninggal), dan orang dalam pemantauan (ODP) 395 orang (342 masih dalam proses, 53 sudah selesai dipantau).

Tes Swabnya Negatif Corona, 1 PDP di Cilegon Meninggal:

(mna/idh)