Stok Masker-APD Menipis, Pemkot Tangsel Minta Pengusaha Turun Tangan

Ahmad Bil Wahid - detikNews
Selasa, 07 Apr 2020 13:29 WIB
Ilustrasi corona (Fauzan Kamil/detikcom)
Ilustrasi virus corona (Foto: ilustrasi oleh Fauzan Kamil/detikcom)
Tangerang Selatan -

Stok masker mulai menipis di Tangerang Selatan (Tangsel) di tengah pandemi virus corona terbaru (COVID-19). Pengusaha pun dilirik untuk dapat membantu mengatasi kelangkaan masker.

"Sosialisasi terus kami lakukan kepada masyarakat untuk hal tersebut dan stok masker memang terbatas," kata Wakil Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie, saat dihubungi wartawan, Selasa (7/1/2020).

Dia mengatakan keterbatasan jumlah juga terjadi pada stok alat pelindung diri (APD) untuk tenaga medis. Untuk itu Pemkot Tangsel meminta pelaku usaha ikut membantu pengadaan masker dan APD tersebut.

"Kami terus lakukan komunikasi dengan dunia usaha untuk memberikan CSR-nya dalam bentuk masker dan lainnya," ujarnya.

Sebelumnya, pemerintah mengkampanyekan agar masyarakat menjalani rekomendasi WHO untuk memakai masker saat berpergian atau ke luar rumah. Pemerintah meminta masyarakat menggunakan masker kain.

"Mulai hari ini, sesuai dengan rekomendasi dari WHO, kita jalankan masker untuk semua. Semua harus menggunakan masker. Masker bedah, masker N95 hanya untuk petugas kesehatan. Gunakan masker kain, ini menjadi penting," ujar juru bicara pemerintah untuk penanganan Corona, Achmad Yurianto, dalam konferensi pers yang disiarkan di YouTube BNPB, Minggu (5/4/2010).

(abw/dhn)