Wali Kota Banda Aceh Ajak ASN Jadi Garda Terdepan Tangani Corona

Inkana Putri - detikNews
Senin, 06 Apr 2020 23:07 WIB
Banda Aceh
Foto: Pemkot Banda Aceh
Jakarta -

Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman mengatakan upaya pencegahan terhadap virus Corona yang telah dinyatakan sebagai pandemi merupakan tanggung jawab semua pihak. Seluruh elemen harus bahu-membahu melakukan upaya pencegahan Covid-19, tak terkecuali Aparatur Sipil Negara (ASN) di jajaran Pemkot Banda Aceh. ASN bisa melibatkan diri dalam berbagai bentuk.

"Membantu pencegahan adalah hal yang utama, misalnya dengan melakukan edukasi masyarakat. Tak kalah pentingnya adalah memberikan bantuan kepada warga terdampak Covid-19," ujar Aminullah dalam keterangan tertulis, Senin (06/4/2020).

Menurut Aminullah, kebersamaan adalah hal yang sangat penting untuk mengatasi masa sulit ini. "ASN harus berada di garda terdepan, karena memiliki beberapa kemudahan," ungkapnya.

Aminullah juga meminta setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPK) ikut berkontribusi, misalnya melakukan kegiatan bakti sosial at3 `
qau kegiatan berbagi untuk warga yang terdampak Covid-19.

"Saya sudah memberi perintah dan arahan. BPKK misalnya telah membagi-bagikan sembako bagi warga. Demikian juga BKPSDM, bahkan para medis RSUD Meuraxa secara sukarela membuat Alat Pelindung Diri (APD) untuk dipakai dan dibagikan kepada para pasien. Untuk PDAM, saya sudah minta diberi keringanan sampai 50% untuk tagihan bagi keluarga tidak mampu. Ada juga yang telah memberikan bantuan seperti sembako, masker dan makanan untuk masyarakat dan petugas posko Covid-19," jelasnya.

Peruntukan seluruh bantuan itu memang difokuskan kepada orang miskin, dayah dan panti asuhan, serta untuk petugas cleaning service dan Satpam. Ia juga meminta setiap SKPK agar mendorong organisasi Dharma Wanita Persatuan (DWP) untuk ikut berpartisipasi.

"Saya ingin, organisasi istri ASN juga memiliki rasa kepedulian terhadap sesama dalam upaya melawan pandemi corona," katanya.

Namun, ia juga mengingatkan apapun kegiatan yang dilakukan, tetap harus mematuhi protokol kesehatan. Di antaranya seperti selalu cuci tangan dan menjaga jarak dalam berinteraksi.

"Alhamdulillah, saya senang dan berterima kasih kepada warga Banda Aceh, yang selama ini selalu mematuhi arahan kami dan juga arahan Pemerintah Aceh. Sampai dengan hari ini, di Banda Aceh tidak ada tambahan yang dinyatakan positif Covid-19. Kita terus berdoa dan berikhtiar pandemi ini cepat berlalu," katanya.

Tak hanya itu, ia juga berharap kepada pegawai BUMN dan BUMD untuk dapat saling membantu bagi yang membutuhkan, seperti untuk warga kurang mampu.

"Inilah saatnya kita membantu sesama. Bagi yang memiliki kemudahan bantu warga yang kurang mampu. Bagi penerima ini akan sangat berarti," ungkapnya.

(akn/ega)