Surati Jokowi, Abu Bakar Ba'asyir Minta Dibebaskan karena Corona

Ibnu Hariyanto - detikNews
Senin, 06 Apr 2020 18:26 WIB
Ustaz Abu Bakar Baasyir kembali menjalani cek kesehatan di RSCM, Jakarta Pusat. Ia meninggalkan RSCM setelah hampir 5 jam.
Abu Bakar Ba'asyir (Rio Soebekti/detikcom)
Jakarta -

Narapidana teroris, Abu Bakar Ba'asyir, menyurati Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar bisa dibebaskan di tengah pandemi virus Corona (COVID-19). Pihak Abu Bakar Ba'asyir berharap bisa dibebaskan melalui kebijakan pembebasan napi melalui asimilasi dan hak integrasi.

"Yang kita ajukan sebenarnya asimilasi dan Pak Abu Bakar Ba'asyir berhak untuk mendapatkan asimilasi karena beliau sudah memenuhi syarat itu. Makanya dengan situasi seperti sekarang ini kita ingin mengambil kesempatan itu untuk bisa kita gunakan supaya beliau bisa diberikan hak asimilasinya," kata putra Abu Bakar Ba'asyir, Abdul Rohim, saat dihubungi, Senin (6/4/2020).

Abdul Rohim mengaku surat itu diajukan oleh tim pengacara Abu Bakar Ba'asyir pada Jumat (3/4) lalu. Surat itu ditujukan ke Presiden Jokowi serta Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly.

"Itu dikirim sepertinya ke Pak Menkum HAM dan Pak Jokowi, tapi lebih jelas bisa ke pengacaranya," sebutnya.

Ia berharap permintaan dari Abu Bakar Ba'asyir itu bisa dikabulkan pemerintah. Sebab, ia menilai kondisi kesehatan Abu Bakar Ba'asyir kini sangat rentan terhadap penularan virus Corona.

selanjutnya Selanjutnya
Halaman
1 2