Sejalan dengan Kemenag, KAJ Gelar Misa Paskah Secara Online

Arief Ikhsanudin - detikNews
Senin, 06 Apr 2020 05:33 WIB
Gereja Katedral Jakarta
Gereja Katedral Jakarta, Foto: Ari Saputra
Jakarta -

Keuskupan Agung Jakarta (KAJ) setuju dengan imbauan dari Kementerian Agama (Kemenag) untuk melaksanakan ibadah Paskah di rumah. Gereja Katedral Jakarta akan melaksanakan perayaan hari Paskah tersebut dengan cara daring atau online untuk pencegahan penularan virus Corona (COVID-19).

"Kami sudah sejak 20 Maret melaksanakan misa online dengan dikeluarkan surat keputusan keuskupan Agung Jakarta," ucap KAJ Humas Keuskupan Agung Gereja Katedral Jakarta Susyana Suwadie, saat dihubungi, Minggu (5/4/2020).

"Dan seiring dengan imbauan dari Kemenag hari ini, maka kami sudah melakukan imbauan tersebut. Termasuk dalam masa Paskah Suci, dari Minggu Palma, Kamis Putih, Jumat Agung, dan Paskah. Di mana pertama kalinya umat semua melaksanakan misa pekan suci ini melalui online," ujar Susyana.

Sementara itu, Sekretaris KAJ, Romo Adi Prasojo dalam keterangan resminya menyampaikan perpanjangan masa tidak ada kegiatan di gereja. Tidak ada kegiatan gerejawi di Keuskupan Agung Jakarta berlangsung sampai 30 April 2020.

"Memperpanjang masa darurat COVID-19 hingga 30 April, maka semua kegiatan kegerejaan yang mengumpulkan banyak orang berikut ini ditiadakan: Seluruh misa Pekan Suci, Misa Mingguan, dan sebagai gantinya akan disiarkan secara online (live streaming. YouTube, TVRI, dan RRI)," tulis Adi dalam keterangannya.

"Semua kegiatan kerohanian dan pastoral bersama, misa lingkungan, misa ujub, renungan APP lingkungan, jalan salib dan rapat/pertemuan. Pelaksanaan Sakramen Tobat (pribadi dan umum). Masing-masing pribadi dipersilakan menyediakan waktu untuk tobat pribadi," lanjutnya.

Sebelumnya, Kemenag mengimbau umat Kristiani melaksanakan perayaan Paskah di rumah masing-masing. Imbauan ini dilakukan untuk mencegah penyebaran virus Corona (COVID-19).

"Untuk perayaan Paskah, Ditjen Bimas (Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat) Kristen mengimbau kepada pimpinan gereja agar dilaksanakan di rumah masing-masing," kata Direktur Urusan Agama Kristen Kemenag, Janus Pangaribuan, dalam keterangan pers tertulis, Minggu (5/4).

(aik/rfs)