Kelaparan di Papua, Ical Minta Tak Salahkan Pemerintah
Senin, 12 Des 2005 14:27 WIB
Jakarta - Siapa yang salah dalam kematian 55 orang di Kabupaten, Yahukimo, Papua, akibat kelaparan? Menko Kesra Aburizal Bakrie (Ical) meminta agar pemerintah tidak disalahkan atas kasus tersebut. Lalu salah siapa?Menurut Ical, kasus di Yahukimo merupakan kasus yang sulit sehingga tak bisa menyalahkan pihak mana pun. Banyak kendala yang menyebabkan kasus tersebut terjadi antara lain kondisi geografis yang sulit dijangkau. "Ke sana memang sulit melihat kondisi geografisnya. Jadi jangan menyalahkan pemerintah dan menyalahkan semuanya," kata Ical di sela-sela serah terima jabatan (sertijab) Menko Kesra dari Alwi Shihab kepada dirinya di Kantor Menko Kesra, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Senin (12/12/2005).Ical mengaku tidak tahu berapa dana yang dianggarkan untuk mengatasi kasus menyedihkan tersebut. "Nggak tahu," katanya. Ical bersama Menteri Pertanian Anton Apriantono dan beberapa orang dari Bulog dan Depsos berkunjung ke Yahukimo, Jumat (9/12/2005) lalu. Kembali ke Jakarta usai kunjungan itu, Minggu (11/12/2005) kemarin, Ical menyatakan tak menemukan kasus kelaparan yang parah di Papua. Di kecamatan Karupun, Kabupaten Yahukimo, yang dikunjunginya, kata Ical, dia hanya menemukan satu atau dua orang yang kurus. Namun katanya penduduk itu bukan kurus karena kelaparan, tapi karena penyakit.
(iy/)











































