Round-Up

Bima Arya-Bupati Morowali Utara, Deretan Kepala Daerah Positif Corona

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 04 Apr 2020 21:00 WIB
Ilustrasi corona (Fauzan Kamil/detikcom)
Foto: Ilustrasi corona (Fauzan Kamil/detikcom)
Jakarta -

Sejumlah kepala daerah dinyatakan positif terjangkit virus Corona (COVID-19). Ada yang kondisinya membaik dan ada juga yang meninggal dunia setelah menjalani perawatan.

Kepala daerah yang dinyatakan positif Corona yakni Wali Kota Bogor Bima Arya, Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana, Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana dan Bupati Morowali Utara (Morut) Sulawesi Tengah Aptripel Tumimomor.

Mereka telah menjalani perawatan di rumah sakit dan melakukan isolasi mandiri. Ada yang memberikan kabar gembira setelah menjalani serangkaian perawatan virus Corona. Namun, ada juga yang membawa kabar duka.

Berikut kisah kepala daerah yang positif Corona dan kondisi terkini mereka:


Wali Kota Bogor Bima Arya


Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto positif terinfeksi virus Corona. Bima Arya dinyatakan positif Corona setelah menerima hasil tes swab kemarin (19/3) sore.

"Pada hari Kamis sore, kemarin tanggal 19 Maret 2020, Wali Kota Bogor Bima Arya, telah menerima hasil tes swab yang menunjukkan positif COVID-19," ujar plt Kadinkes Kota Bogor Sri Nowo Retno dalam keterangannya, pada Jumat (20/3/2020).

Sri mengatakan tes SWAB tersebut dilakukan di Rumah Sakit Bogor Senior. "Tes sendiri dilaksanakan pada Selasa 17 Maret 2020 oleh RS Bogor Senior Hospital," kata Sri.

Bima Arya sempat menyandang status sebagai Orang Dalam Pemantauan (ODP) Corona. Ia berstatus ODP setelah sempat pergi ke Turki dan Azerbaijan selama delapan hari

Bima Arya kemudian menjalani perawatan di RSUD Kota Bogor. Setelah menjalani perawatan, Bima Arya mengatakan saat ini kondisinya semakin baik, bahkan gejala klinis terkait Corona di tubuhnya sudah berkurang.

Kabar baik ini disampaikan Bima melalui posting-an di Instagram pribadinya, @bimaaryasugiarto. Bima mem-posting foto dirinya yang sedang berada di ruangan perawatan RSUD Kota Bogor. Ia tersenyum sambil duduk di depan laptop.

"Hari ini tepat 14 hari di RSUD Kota Bogor. Hanya dengan kuasa Allah SWT, Tuhan yang Maha Kuasa, kondisi semakin membaik. Gejala klinis sudah sangat berkurang. Alhamdulillah. Saat ini masih menunggu hasil tes swab," kata Bima dalam Instagram pribadinya yang dilihat detikcom, Kamis (2/4/2020).

Bima mengatakan, selama menjalani karantina, ia meluangkan waktu untuk membaca dan menulis serta mengevaluasi diri. Ia mengakui tidak mudah melawan virus Corona, tapi ia percaya bahwa, dari segala penyakit, pasti ada hikmahnya.

"Alhamdulillah, banyak waktu di rumah sakit untuk membaca, menulis, dan evaluasi diri. Jujur, melewati semua ini merupakan bagian dari ujian kehidupan yang tidak mudah bagi saya. Tapi saya yakin semua pasti ada hikmahnya," jelasnya.

Sementara itu, Direktur RSUD Kota Bogor Ilham Chaidir mengatakan kondisi Bima Arya semakin baik.

"Sekarang kita menunggu swab kedua. Kalau sudah negatif, (Bima Arya) dinyatakan sembuh ya," kata Ilham ketika dihubungi, Jumat (3/4/2020).

Ilham mengatakan Bima menjalani tes swab kedua tadi pagi. Dia menjelaskan Bima masih akan tetap berada di RSUD Kota Bogor sampai hasil swab test kedua keluar.

"(Hasil pemeriksaan tes swab kedua Bima Arya) langsung dibawa ke Bandung. Kita tunggu hasilnya (hasil laboratorium)," ucapnya.

Dia pun menjelaskan Bima menjalani tes swab pertama pada Senin (31/3). Dari hasil tes swab pertama, sambungnya, Bima dinyatakan negatif Corona.

"Kita kabar gembira, kemarin swab pertama (Bima Arya) sudah negatif. Kan begitu dirawat, dites swab," jelasnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3 4