Bacaan Dua Kalimat Syahadat, Arab, Latin, dan Artinya

Niken Widya Yunita - detikNews
Sabtu, 04 Apr 2020 05:00 WIB
Suasana haru  terlihat saat Supardi (36) warga Tionghoa mengucapkan syahadat usai salat Jumat (13/10/2017) di masjid Agung Annur Pekanbaru. Para jemaah pun berlinang air mata sembari mengucapkan selamat kepada Supardi.
Foto: Chaidir Anwar Tanjung/detikcom/Bacaan Dua Kalimat Syahadat, Arab, Latin, dan Artinya
Jakarta -

Pembacaan dua kalimat syahadat merupakan syarat mutlak untuk memeluk agama Islam. Belum syah Islamnya seseorang bila belum mengucapkan kalimat syahadat.

Kalimat Syahadat termasuk rukun Islam pertama. Dari hadits Bukhari dan Muslim menyebutkan bahwa Nabi Muhammad pernah bersabda:

"Agama Islam berdiri atas lima dasar utama, yakni mengucapkan dua kalimat syahadat yang bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah dan Nabi Muhammad adalah utusan Allah, mendirikan shalat, mengeluarkan zakat, berpuasa di bulan Ramadhan dan mengerjakan haji ke Makkah jika mampu.

Dua Kalimat Syahadat diucapakan jika seseorang akan memeluk Agama Islam (mualaf). Syarat dalam keadaan seperti itu wajib hukumnya. Seseorang harus mengucapkan dua kalimat syahadat secara lisan. Selain itu mengimani dari dalam hati dan mengamalkan dalam perbuatannya.

Untuk membaca dua kalimat syahadat salah satunya dilayani di Kantor Urusan Agama di tingkat Kecamatan. Bisa juga dibimbing oleh ahli agama seperti ustaz dan ulama. Mereka akan menuntun pembacaan ikrar dua kalimat syahadat.

Berikut lafaz dua kalimat syahadat:

أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهِ

"Asyhadu an laa ilaaha illallaahu, wa asyhaduanna muhammadar rasuulullah".

Artinya:


"Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan melainkan Allah. Dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah".

Setelah seseorang membaca dua kalimat syahadat, dia wajib melakukan rukun islam lainnya seperti sholat, puasa, zakat, dan haji jika mampu.

(nwy/erd)