Pemerintah: Waspada Demam Berdarah, Jangan Sampai Memperburuk Pandemi Corona

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 03 Apr 2020 16:12 WIB
demam berdarah-Aedes aegypti
Nyamuk Aedes aegypti penyebab demam berdarah (Foto: dok. shutterstock)
Jakarta -

Pemerintah mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai ancaman demam berdarah karena Indonesia akan memasuki masa pancaroba. Diharapkan sikap waspada terhadap demam berdarah tak menimbulkan korban.

"Pada musim pancaroba di bulan-bulan April-Mei, secara statistik data kita masih sering menunjukkan peningkatan kasus demam berdarah," kata juru bicara pemerintah untuk penanganan COVID-19 Achmad Yurianto dalam konferensi pers yang disiarkan di akun YouTube BNPB, Jumat (3/4/2020).

Yuri, sapaan akrabnya, berharap masyarakat dapat mencegah demam berdarah dengan memberantas sarang nyamuk. Dia mengatakan masyarakat punya cukup waktu untuk menjaga kebersihan rumah di masa physical distancing karena pandemi Corona.

Harapannya, tidak jatuh korban demam berdarah. Sebab, saat ini Indonesia tengah berjuang menangani pandemi COVID-19.

"Oleh karena itu, jangan sampai ini memperburuk kondisi pandemi COVID. Lakukan pembersihan sarang nyamuk di rumah. Waktu kita cukup banyak berada di rumah," ujar Yuri.

Data terbaru, pada hari ini tercatat ada sebanyak 1.986 orang positif Corona, sementara orang yang sembuh bertambah menjadi 134 pasien. Korban meninggal total ada 181 orang.

PLN Siap Laksanakan Perintah Jokowi Gratiskan Listrik 3 Bulan:

(jbr/fjp)