Polisi Ungkap Motif Pria di Jakut Serang Habib Luthfi dan Hina Jokowi

Matius Alfons - detikNews
Jumat, 03 Apr 2020 15:57 WIB
Penghina Jokowi di Jakut ditangkap polisi
Penghina Jokowi di Jakut ditangkap polisi. (Foto: dok. istimewa)
Jakarta -

Seorang pria berinisial MAA ditangkap polisi karena posting ujaran kebencian di media sosial. Pria yang bekerja sebagai pengojek ini menyerang Habib Luthfi bin Yahya dan menghina Presiden Joko Widodo di akun Facebook-nya.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara AKBP Wirdhanto mengatakan motif tersangka membuat posting-an tersebut adalah merasa kesal lantaran Habib Luthfi panutannya berbeda pandangan dengannya soal pembatasan sosial (social distancing) dalam kegiatan-kegiatan keagamaan terkait pandemi Corona.

"Jadi dia ini sebetulnya mengidolakan Habib Luthfi. Tapi dia menilai karena tidak ada perjuangan Habib Luthfi terkait kebijakan physical distancing dalam kegiatan keagamaan sehingga dia dongkol," jelas Wirdhanto dalam keterangannya kepada detikcom, Jumat (3/4/2020).

Wirdhanto mengatakan tersangka menentang kebijakan pemerintah menjaga jarak fisik dan sosial, termasuk dalam kegiatan salat berjemaah. Sementara itu, tersangka berharap Habib Luthfi bersuara terkait kebijakan pemerintah itu.

"Di satu sisi dia menentang kebijakan pemerintah untuk menjaga jarak, karena menurut dia untuk melawan Corona ini cukup dengan wudu dan hand sanitizer," katanya.



Tersangka ditangkap setelah polisi menerima laporan dari korban MHL. Tersangka ditangkap di rumahnya di kawasan Koja, Jakarta Utara, pada 1 April 2020.

Adapun posting-an tersangka ada beberapa, di antaranya sebagai berikut:

"Eh habib Lutfi Pekalongan elu terang terangan aja tentang jokowi bahwa jokowi tuh bejat gk pantes mimpin dengerin nih habib lutfi bersuara luh terang terangan jgn begitu ceritanya bib ente kan sebagai pimpinan kami di negri pertiwi ini tapi jangan sampe lu mengkhianati kami bahwasannya hukum riba tuh begimane maksiat dll nya begimane dzikir tuh bukan hanya di lidah saja membela yang benar juga itu yang namanya dzikir jadi jangan seakan akan dirilu selalu benar di penglihatan alloh sadarilah bahwa kita pendosa berat dengerin nih habib lutfi bin yahya pekalongan baca baik baik jgn maen emosian soalnya biar kgak gagal faham atau salah faham kan ente penasehat president jawkok #habiblutfibinyahya".

Saat ini tersangka ditahan di Polres Jakarta Utara. Tersangka dijerat dengan pasal ujaran kebencian sebagaimana tercantum dalam UU ITE.

(maa/mei)