Bobol APBD Rp 100 M, Ini Aset Eks Bupati Katingan yang Dirampas Negara

Andi Saputra - detikNews
Jumat, 03 Apr 2020 10:30 WIB
Bupati Katingan Ahmad Yantenglie
Foto: Eks Bupati Katingan Ahmad Yantenglie (Humas Kab Katingan/Istimewa)
Jakarta -

Kasasi Ahmad Yantenglie dan jaksa penuntut umum (JPU) karena membobol APBD Kabupaten Katingan ditolak Mahkamah Agung (MA). Alhasil, mantan Bupati Katingan, Kalimantan Tengah (Kalteng) itu tetap dihukum 10 tahun penjara dan seluruh asetnya dirampas negara.

Kasus bermula saat Yantenglie memindahkan kas APBD 2014 mencapai Rp 100 miliar sedemikian rupa. Belakangan terungkap uang haram itu dibelanjakan sarang burung walet, kebun kelapa sawit, hingga ruko.

Kasus ini diselidiki oleh Direktorat Reserse dan Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kalteng. Alhasil, Yantenglie harus duduk di kursi pesakitan.

Pada 25 Juli 2019, Pengadilan Negeri (PN) Palangkaraya menjatuhkan hukuman 10 tahun penjara kepada Yangenglie. Namun, harta yang dirampas hanya Rp 7 miliar.

Di tingkat banding, majelis tinggi yang diketuai Roki Panjaitan memperberat hukuman Yantenglie. Selain menjatuhkan hukuman 10 tahun penjara juga aset senilai Rp 30 miliar juga dirampas negara.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3