Anggaran Rp 3 T untuk Corona di DKI dari Formula E hingga Pengadaan Tanah

Arief Ikhsanudin - detikNews
Jumat, 03 Apr 2020 09:09 WIB
Balai Kota DKI, Balai Kota Pemprov DKI, Pemprov DKI
Foto: Balai Kota DKI (Arief Ikhsanudin/detikcom)
Jakarta -

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memindahkan beberapa anggaran kegiatan untuk penanganan virus Corona (COVID-19) sehingga alokasinya mencapai Rp 3,032 triliun. Salah satu anggaran yang dipindah adalah pembangunan infrastruktur Formula E, sampai pembelian tanah.

"Alokasi anggaran tersebut berasal dari pemanfaatan BTT, penundaan sejumlah Penanaman Modal Daerah (PMD) khususnya anggaran infrastruktur pelaksanaan Formula E, dan penundaan pembelian tanah. Sehingga, nantinya, dapat dimanfaatkan oleh Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, dan sejumlah OPD terkait dalam penanggulangan COVID-19," kata Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah Provinsi DKI Jakarta, Edi Sumantri, dalam keterangannya, Jumat (3/3/2020).

Alokasi anggaran Rp 1,032 triliun merupakan gabungan dari anggaran biaya tidak terduga (BTT) sebesar 1,032 triliun yang sudah dialokasikan, dan penambahan Rp 2 triliun untuk digunakan sampai akhir Mei 2020. Nilai itu akan bertambah jika dirasa tidak cukup.

"Untuk saat ini, sedang dalam proses menambahkan 2 Triliun untuk penanggulangan masalah kesehatan serta jaminan sosial bagi penduduk terdampak. Jadi, alokasi di DKI Jakarta untuk menangani COVID-19 totalnya 3,032 Triliun. Jika pandemi COVID-19 ini masih terus terjadi hingga setelah bulan Mei, maka Pemprov DKI Jakarta akan kembali menambah anggaran tersebut," ucap Edi.

Anies Tunda Formula E Gegara Corona, Sandi: Keputusan Tepat:

selanjutnya Selanjutnya
Halaman
1 2