Main Petasan di Bus, Puluhan Nyawa Melayang
Senin, 12 Des 2005 09:45 WIB
Jakarta - Gara-gara bermain petasan, puluhan nyawa pun melayang. Sedikitnya 38 penumpang bus tewas akibat petasan yang dinyalakan di dalam bus.Kejadian tragis ini terjadi di kota Lahore, Pakistan timur. Orang-orang dalam bus yang penuh sesak itu baru saja kembali dari menghadiri pesta pernikahan."38 orang meninggal dan 19 luka-luka dalam kebakaran bus itu," ujar Nayab Haider Naqvi, juru bicara kepolisian setempat kepada kantor berita AFP, Senin (12/12/2005). "Menurut kami, ledakan itu disebabkan oleh petasan yang meledak di dalam bus," imbuhnya.Jumlah korban jiwa masih simpang siur. Pasalnya stasiun televisi swasta Pakistan, GEO melaporkan bahwa 50 orang dikhawatirkan meninggal. Namun kepolisian tidak bisa mengkonfirmasikan hal itu. Saksi mata mengungkapkan, ledakan terjadi setelah seorang bocah laki-laki melemparkan petasan yang menyala ke luar jendela bus. "Saya melihat seorang anak laki-laki melemparkan petasan ke luar jendela bus dan beberapa percikan api dari petasan itu jatuh di dalam bus. Kemudian terjadilah ledakan dan kobaran api," ujar Ashiq Ali, warga setempat.Akibat musibah ini, bus naas tersebut hancur tinggal rangka. Beberapa jenazah ditemukan dalam keadaan gosong sehingga tak bisa dikenali lagi. Pemerintah setempat telah memerintahkan penyelidikan atas peristiwa ini.Meski telah dilarang pemerintah, namun petasan dan kembang api masih kerap digunakan dalam acara-acara pernikahan di Pakistan.
(ita/)











































