ADVERTISEMENT

Pemerintah Manfaatkan Mesin Tes Cepat Molekuler untuk Deteksi Corona

Isal Mawardi - detikNews
Rabu, 01 Apr 2020 16:54 WIB
Jubir Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto
Achmad Yurianto (Dok. BNPB)
Jakarta -

Pemerintah akan memanfaatkan mesin tes cepat molekuler (TCM) untuk mendeteksi apakah seorang pasien positif virus Corona (COVID-19) atau tidak. Mesin tersebut sudah tersebar di 132 rumah sakit di Indonesia.

"Kita akan melakukan untuk memanfaatkan mesin-mesin pemeriksaan TCM, yang selama ini sudah tergelar lebih 132 rumah sakit, dan di beberapa puskesmas terpilih untuk kita konversi, agar mampu melaksanakan pelaksanaan COVID-19," ujar juru bicara pemerintah terkait penanganan wabah virus Corona, Achmad Yurianto, dalam konferensi pers yang ditayangkan di akun YouTube BNPB, Rabu (1/4/2020).

Yurianto mengatakan butuh waktu untuk setting mesin dan mempersiapkan sumber daya manusia yang dapat mengoperasikan mesin itu.

"Kita optimis pada Minggu ini kita sudah menyiapkan itu, dan diharapkan pada hari ini, paling lambat besok, sudah masuk cartridge untuk uji coba mesin," kata Yurianto.

Adanya mesin ini, sebut Yurianto, dapat memperpendek jarak pemeriksaan spesimen sehingga pihak rumah sakit dapat dengan cepat menentukan apakah pasien positif atau negatif terinfeksi virus Corona.

"Harapan kita pemeriksaan ini adalah pemeriksaan anti gen, sehingga interpretasinya pasti, apakah orang itu terinfeksi atau tidak terinfeksi," tutur Yurianto.

"Semua itu (penyiapan mesin untuk) memutus rantai penularan, ini yang menentukan sukses-tidaknya dalam rangka penanggulangan COVID-19 ini," lanjutnya.

Ma'ruf Amin Pastikan Rapid Test Tak Langgar Physical Distancing:

(isa/zak)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT