PAN Usul Dana Ibu Kota Baru Direlokasi untuk Tangani Corona

Nur Azizah Rizki Astuti - detikNews
Rabu, 01 Apr 2020 15:26 WIB
Presiden Jokowi meninjau lokasi ibu kota negara yang baru di Penajam Paser Utara, Kaltim.
Lokasi ibu kota negara yang baru di Penajam Paser Utara, Kaltim. (Andhika/detikcom)
Jakarta -

PAN mendorong pemerintah lebih tanggap dalam upaya penanganan wabah virus Corona. PAN mengusulkan pemerintah mengoptimalkan realokasi anggaran untuk penanganan Corona, salah satunya dari anggaran pembangunan ibu kota baru.

"Dalam hal penangan Corona, PAN menilai dan merasa perlu agar sebelum menggunakan asumsi pemakaian defisit anggaran, pemerintah melakukan optimalisasi dan relokasi pada pos-pos anggaran berikut: pos anggaran Pilkada 2020, pos dana desa, pos dana ibu kota baru, dan pos dana infrastruktur yang tidak mendesak," kata Ketua DPP PAN Widdi Aswindi dalam keterangannya, Rabu (1/4/2020).

Menurut Widdi, dana tersebut bisa digunakan untuk bantuan rakyat yang terdampak pembatasan sosial. Widdi menekankan alokasi dana itu tidak rumit dan mudah dipahami masyarakat.

"Dana-dana tersebut bisa langsung digunakan dalam penanganan bantuan rakyat yang terdampak dari adanya pembatasan sosial yang berlaku. Sifat dari alokasinya jangan rumit dan gampang dipahami oleh rakyat. Institusi pelaksananya harus proakftif dan cepat dalam melakukan respons, serta adanya hotline yang mudah diakses dan tanggap dalam menyikapi persoalan," ujar Widdi.

Widdi Aswindi.Widdi Aswindi. (Foto: dok. Istimewa)

Widdi mengatakan PAN bersama pemerintah pusat akan mengupayakan penanganan yang terbaik untuk masyarakat. Ia juga meminta pemerintah mengedepankan transparansi dalam penanganan wabah ini.

"Semua upaya yang dilakukan pemerintah saat ini juga harus disertai semangat transparansi, agar semua pihak dapat membantu, baik langsung maupun tidak langsung. Sebab, kami meyakini dampak susulan ekonomi terhadap ekonomi RI akan berlangsung tidak sebentar. Oleh karenanya, semua dukungan diperlukan pemerintah," pungkasnya.

(azr/tor)