Pemkab Perketat Jalur Masuk ke Musi Banyuasin untuk Cegah Penyebaran Corona

Raja Adil Siregar - detikNews
Rabu, 01 Apr 2020 13:22 WIB
Bupati dan Kapolres saat melakukan penyemprotan kendaraan melintas di Musi Banyuasin
Bupati dan Kapolres saat melakukan penyemprotan kendaraan melintas di Musi Banyuasin. (Raja Adil Siregar/detikcom)
Palembang -

Pemkab Musi Banyuasin di Sumatera Selatan (Sumsel) memastikan tidak ada opsi lockdown terkait mewabahnya virus Corona (COVID-19). Memperketat pintu masuk dari dan ke Musi Banyuasin dianggap sebagai solusi pencegahan penyebaran virus.

Ada 5 titik yang menjadi prioritas dalam pengawasan pintu masuk antara lain perbatasan Musi Banyuasin dan Jambi di Kecamatan Bayung Lencir. Selanjutnya di Lais dan Babat Supat menuju Banyuasin.

Adapun 2 titik lain ada di Sanga Desa yang berbatasan dengan Musi Rawas. Terakhir, pintu masuk Sungai Keruh dan berbatasan dengan Kabupaten Panukal Abab Lamtang Ilir (Pali).

"Ada 5 titik yang kami lakukan pengetatan bekerja sama dengan pihak kepolisian dan TNI. Jadi apabila ada suspect dari luar dan mau akan masuk ke Muba, terpaksa wajib mengikuti protokol kesehatan serta wajib melakukan isolasi selama 14 hari," terang Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza kepada wartawan, Rabu (1/4/2020).

Diakui Dodi, untuk pintu masuk dari Jambi diperketat karena menjadi jalur utama. Bahkan bila ada yang menderita sakit dan memiliki gejala COVID-19 bakal diisolasi di Bayung Lencir.

"Langkah ini kami lakukan karena kami ini berada di tengah dan menjadi akses untuk perlintasan antardaerah di Sumatera," kata Dodi.

selanjutnya Selanjutnya
Halaman
1 2