Saat Pandemi Covid-19, Kelompok Usaha Jamu Ini Kebanjiran Pesanan

Inkana Putri - detikNews
Rabu, 01 Apr 2020 13:04 WIB
Pertamina
Foto: Dok. Pertamina
Jakarta -

Selalu ada hikmah di tengah musibah. Jargon ini tampaknya benar-benar mewakili kondisi yang dialami sekelompok ibu-ibu di Prabumulih, Sumatera Selatan, yang menggeluti dunia usaha jamu dan herbal.

Kelompok Asman Toga Melati namanya. Mereka mengalami peningkatan pesanan di tengah wabah Covid-19 yang sedang merebak.

"Alhamdulillah, selama beberapa minggu ini bisa naik sampai 40% dari penjualan biasanya," ujar Ketua Kelompok Asaman Toga Melati, Siti Sulbiyah dalam keterangan tertulis, Rabu (01/4/2020).

Siti mengatakan pesanan tidak hanya datang dari masyarakat sekitar namun juga datang dari beberapa institusi setempat. Selain itu, saat ini pesanan produk herbal Kelompok Asman Toga juga semakin dikenal dari luar kota.

"Kita juga sudah mengirimkan produk yang bubuk dan jamu siap minum keluar Kota Prabumulih," jelasnya.

Kelompok Asman Toga Melati yang saat ini beranggotakan 30 ibu rumah tangga ini telah menjalankan usahanya sejak tahun 2013. Selain menjadi trade centre dan pengolah tanaman obat keluarga, kelompok yang berdomisili di Kelurahan Gunung Ibul Prabumulih ini juga telah memproduksi sejumlah varian jamu.

Terdapat 8 jenis jamu berbahan baku tanaman obat keluarga (TOGA) seperti kunyit asam, jahe merah, jahe putih, kencur, temulawak, daun kelor, daun salam, dan daun sirsak yang menjadi produk andalan mereka. Kelompok ini juga beberapa kali berhasil meraih penghargaan dari Dinas Lingkungan Hidup baik di tingkat provinsi maupun nasional.

Sekadar diketahui, Asman Toga Melati merupakan kelompok binaan PT Pertamina Gas afiliasi Pertamina dan PT PGN Tbk. Manager Communication Relations dan CSR PT Pertamina Gas, Zainal Abidin mengaku bangga dengan produk mitra binaan Pertagas yang mampu meningkatkan omzet di tengah banyaknya industri yang mengalami kendala produksi di masa sulit ini.

Di sisi lain, pihaknya tetap mendampingi kelompok Asman Toga untuk tetap menjalankan pola perilaku hidup bersih dan sehat pada saat produksi.

"Kami juga selalu mengingatkan kelompok binaan kita untuk menjaga jarak fisik saat produksi dan tetap mengenakan masker selama produksi," ujarnya.

Cara Mudah Hindari Corona Virus Menurut WHO:

(prf/ega)