Pemko Medan: Kuburan Khusus Pasien Corona Ada di Simalingkar B

Haris Fadhil - detikNews
Rabu, 01 Apr 2020 12:07 WIB
elderly muslim woman hands praying near the grave
Ilustrasi. Foto: iStock
Medan -

Pemerintah Kota (Pemko) Medan menyiapkan lahan kuburan khusus pasien corona atau COVID-19 yang meninggal dunia. Lahan tersebut terdapat di wilayah Simalingkar B.

"Di perkuburan Simalingkar B," kata Kadis Kebersihan dan Pemakaman Medan, M Husni, Rabu (1/4/2020).

Dia mengatakan sudah ada dua jenazah pasien terkait corona yang dikebumikan di sana. Lahan kuburan khusus tersebut hanya digunakan jika ada hambatan dari warga saat proses pemakaman pasien corona.

"Sudah 2 mayat dikebumikan di sana. Ini untuk alternatif seandainya ada hambatan di warga," tuturnya.

Husni tak menjelaskan detail berapa luas lahan pemakaman khusus tersebut. Dia mengatakan saat ini pemakaman digunakan sesuai kebutuhan saja.

"Kalau luasnya disuaikan kebutuhan aja dulu sementara. Kita lihat perkembangannya sambil berjalan," ucap Husni.

Sebelumnya, Pemko Medan telah menyiapkan lahan kuburan khusus bagi para pasien terkait Corona yang meninggal. Lahan tersebut akan digunakan jika ada kendala terkait pemakaman.

"Kita secara khusus, Medan, sudah menyiapkan sampai kepada upaya akhir yang dilakukan seandainya ada yang korban meninggal, karena ini menjadi masalah karena keterbatasan tempat kuburan umum, kemudian hal-hal lain menjadi hambatan. Pemerintah Kota sudah menyiapkan tempat penguburan khusus ini dengan tim penguburnya," kata Kadis Kesehatan Kota Medan, Edwin Effendi, dalam live streaming yang ditayangkan akun YouTube Humas Sumut, Selasa (31/3).

Polemik soal pemakaman jenazah pasien terkait corona yang wafat memang sempat terjadi di Medan. Salah satunya yakni pemasangan spanduk yang berisi penolakan pemakaman jenazah positif corona.

Spanduk itu dipasang di gapura masuk Kelurahan Simalingkar B pada Senin (30/3). Spanduk yang sama terlihat di persimpangan menuju Taman Pemakaman Umum (TPU) Kristen Simalingkar B. Spanduk digantung di simpang jalan tersebut.

"Kami warga Kelurahan Simalingkar B menolak keras korban COVID-19 yang meninggal dimakamkan di pemakaman Pemda Simalingkar B Kecamatan Medan Tuntungan," demikian isi spanduk tersebut. Spanduk telah dicopot pada Selasa (31/3).

Apakah Jenazah Pasien Corona Bisa Menularkan Virus? Ini Kata WHO!:

(haf/tor)