Meninggal Terkait Corona di Sulsel: Positif Bertambah Jadi 5 Orang, PDP 3

Noval Dhwinuari Antony - detikNews
Selasa, 31 Mar 2020 20:38 WIB
Ilustrasi corona (Fauzan Kamil/detikcom)
Foto: Ilustrasi corona (Fauzan Kamil/detikcom)
Makassar -

Pasien positif virus Corona (COVID-19) di Sulawesi Selatan (Sulsel) yang meninggal dunia bertambah dari 4 menjadi 5 orang. Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang meninggal dunia bertambah dari 1 menjadi 3 orang.

Data terbaru korban Corona di Sulsel diunggah Pemprov Sulsel di situs resmi Sulsel Tanggap COVID-19 pada Selasa (31/3/2020). Positif virus Corona di Sulsel sampai sore tadi masih tetap 50 orang.

Namun ada penambahan positif Corona yang meninggal dunia. Jika hingga Senin (31/3) lalu positif Corona yang meninggal dunia 4 orang, kini yang meninggal bertambah 1 orang menjadi 5 orang.

Sebanyak 45 pasien positif Corona di Sulsel masih dirawat di sejumlah rumah sakit yang menjadi rujukan penanganan virus Corona. Namun, belum ada satu pun pasien positif Corona yang dinyatakan sembuh hingga saat ini.

Sebanyak 50 Pasien positif Corona di Sulsel tersebar di Kota Makassar 34 orang, Kabupaten Luwu Timur 1 orang, Kabupaten Bulukumba 1 orang, Kabupaten Sidrap 2 orang, Kabupaten Gowa 8 orang, Kabupaten Maros 3 orang, dan Kabupaten Pinrang 1 orang.

PDP di Sulsel hari ini bertambah dari 1 menjadi 106 orang. Jika pada Senin (30/3) lalu PDP yang meninggal 1 orang, kini bertambah 2 menjadi 3 orang. Sebanyak 95 PDP masih dirawat dan 8 orang lainnya sudah dinyatakan sehat.

Sebanyak 106 PDP di Sulsel tersebar di Kota Makassar 51 orang, Luwu Timur 6 orang, Bulukumba 7 orang, Bantaeng 1 orang, Barru 1 orang Wajo 1 orang, Sidrap 6 orang, Luwu 1 orang, Luwu Utara 7 orang, Sinjai 1 orang, Gowa 9 orang.

Ada juga PDP yang tersebar di Kabupaten Selayar 1 orang, Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) 2 orang, Jeneponto 4 orang, Maros 4 orang, Takalar 1 orang, Kota Parepare 1 orang, dan Kabupaten Bone 2 orang.

Sementara itu orang dalam pemantauan (ODP) bertambah dari 620 orang menjadi 691 orang. Sebanyak 596 orang di antaranya masih proses pemantauan dan 95 selesai pemantauan.

(nvl/azr)